kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Dampak ekspansi TPIA belum tercermin di kinerja


Selasa, 26 September 2017 / 20:22 WIB


Reporter: Riska Rahman | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - Rencana ekspansi yang dilakukan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) nampaknya belum memperlihatkan hasilnya di tahun ini. Masih banyaknya proyek yang terus berjalan membuat analis belum bisa melihat hasil ekspansi tersebut di tahun 2017 ini.

Perluasan pabrik butadiene dan polypropelene yang sedang dilaksanakan tahun ini ditargetkan baru bisa beroperasi di kuartal II-2018 mendatang. Selain itu, pabrik polyethylene mereka diperkirakan baru akan bisa beroperasi di tahun 2020.

"Sehingga TPIA masih belum memiliki peningkatan kapasitas di tahun ini," tulis Andre Suntono, analis UOB Kay Hian dalam risetnya 22 September lalu.

Absennya ekspansi kapasitas pun membuat perusahaan memasang target yang konservatif di tahun ini. Hingga akhir 2017 nanti, perusahaan menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 9% year-on-year (yoy). Sedangkan pertumbuhan pendapatan sebesar 4% yoy.

Di sisi lain, margin perusahaan yang meningkat cukup signifikan di tahun 2016 lalu membuat perusahaan memprediksi bisa mempertahankan margin tersebut hingga akhir tahun ini. Namun, Andre melihat hal tersebut mendapat ancaman dari harga bahan baku mereka.

"Di tahun 2016 lalu, harga minyak dan naphtha sedang rendah sehingga perusahaan bisa mencatat margin yang cukup besar. Meski begitu, tahun ini harga minyak dan naphtha mulai berangsur naik tidak seperti tahun lalu," ujar Andre.

Adapun konsensus analis di Bloomberg merekomendasikan buy untuk saham TPIA dengan target harga sebesar Rp 28.124 per saham
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×