kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.404.000   -15.000   -1,06%
  • USD/IDR 16.195
  • IDX 7.294   -26,58   -0,36%
  • KOMPAS100 1.142   -7,10   -0,62%
  • LQ45 920   -3,25   -0,35%
  • ISSI 218   -1,41   -0,64%
  • IDX30 460   -1,72   -0,37%
  • IDXHIDIV20 554   -0,98   -0,18%
  • IDX80 128   -0,53   -0,41%
  • IDXV30 130   0,41   0,32%
  • IDXQ30 155   -0,33   -0,21%

Curi start meraup cuan dari emiten penebar dividen


Kamis, 22 Februari 2018 / 05:55 WIB
Curi start meraup cuan dari emiten penebar dividen


Reporter: Nisa Dwiresya Putri | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah emiten ambil ancang-ancang membagikan dividen di tahun 2018. Beberapa emiten yang telah mengutarakan niatnya adalah PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM), dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR).

Head of Lots Lotus Sekuritas Krishna Dwi Setiawan bilang, strategi terbaik untuk raup cuan dari emiten yang akan bagi dividen adalah dengan mengambil momentum untuk kumpulkan capital gain, ketimbang mencari dividennya itu sendiri. Hal ini terutama berlaku bagi saham-saham dengan volatilitas tinggi.

“Seringkali capital gain-nya lebih besar daripada yield dividennya,” tambah Krishna, Rabu (21/2). Karena itu, investor menurutnya bisa antisipasi dengan mengoleksi saham penebar dividen di harga rendah.

Namun, Krishna mengingatkan untuk tetap cermati tradisi dan fundamental perusahaan. “Kalau sudah rutin bagi dividen setiap tahun dan labanya bagus, biasanya akan bagi dividen lagi,” tutur Krishna, Rabu (21/2).

Saat ini, strategi ini menurutnya bisa diterapkan pada saham KLBF dan saham TLKM. Dalam hitungan Krishna, harga saham KLBF masih memiliki potensi kenaikan hingga 7% dalam jangka menengah. Sementara itu saham TLKM punya potensi kenaikan sektiar 6%.

TLKM sendiri ia pilih dengan pertimbangan bahwa hampir setiap tahun emiten halo-halo pelat merah ini membagikan dividen. Lebih-Lebih Krishna memprediksi bahwa di 2017 kinerja TLKM masih akan tumbuh.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Pre-IPO : Explained Supply Chain Management on Efficient Transportation Modeling (SCMETM)

[X]
×