Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Tendi Mahadi
Asal tahu, biaya pembangunan ini memakan biaya sekitar US$ 5 miliar. Proyek ini sendiri direncanakan rampung pada 2024.
Nantinya, pabrik kedua milik TPIA ini akan melipatgandakan kapasitas produksi perusahaan saat ini dari sekitar 4 juta ton per tahun menjadi 8 juta ton per tahun dengan diversifikasi produk mulai dari polyethylene hingga polypropylene.
Baca Juga: Jasa Marga (JSMR) menargetkan EBITDA 2020 tumbuh 15%
Pembangunan pabrik ini tidak lepas dari ketidakmampuan produsen dalam negeri dalam memasok produk petrokimia. Saat ini, produsen domestik hanya bisa mencukupi sekitar 40% kebutuhan dalam negeri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News