kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

CFIN sudah ajukan dua dokumen ke Bapepam-LK


Selasa, 20 September 2011 / 10:47 WIB
ILUSTRASI. Refleksi layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia Jakarta. KONTAN/Carolus Agus Waluyo.


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) sepertinya tengah membutuhkan dana segar. Beberapa waktu lalu, CFIN dikabarkan sudah mengajukan dua dokumen ke Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK).

"Saat ini mereka mengajukan dokumen untuk right issue dan obligasi," kata Kepala Biro Penilaian Keuangan Perusahaan Bapepam LK Gonthor R. Aziz kepada KONTAN, kemarin.

Perusahaan pembiayaan otomotif dan sewa guna usaha alat berat ini masih menanti persetujuan Bapepam-LK untuk melakukan penawaran umum obligasi III sebesar Rp 500 miliar. Bapepam berencana memberikan izin pra efektif dan efektif pada CFIN di bulan Oktober mendatang. Dana obligasi tersebut akan digunakan untuk mendorong pembiayaan pada sisa akhir tahun ini dan tahun depan.

Sementara, untuk penawaran umum terbatas alias right issue, CFIN akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 1,171 juta saham. "Ini merupakan PUT V dengan target efektif dan rencana efektif pada bulan September ini," jelas Gonthor.

Sebagai catatan saja, tahun ini CFIN menargetkan melakukan pembiayaan sebesar Rp 4 triliun. Total pembiayaan yang telah dilakukan CFIN hingga Juli lalu mencapai Rp 2 triliun. Selama ini bisnis CFIN memang terbagi dua yaitu pembiayaan otomotif dan sewa guna usaha alat berat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×