kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Cermati kondisi pandemi, Bumi Resources (BUMI) masih wait and see di kuartal II-2020


Minggu, 26 April 2020 / 20:34 WIB
ILUSTRASI. Stan PT Bumi Resources Tbk saat pameran Indonesia Investor Forum 2 di Jakarta Convention Center


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatatkan kinerja operasional yang memuaskan pada periode Kuartal I-2020. Namun, emiten pertambangan batubara ini masih mencermati atau wait and see untuk periode kuartal II-2020.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi dampak dari pandemi corona (covid-19). Meski konsumsi batubara di China berangsur naik, namun BUMI masih perlu mencermati kondisi pasar global untuk bisa membuat proyeksi pada Kuartal II hingga akhir tahun ini.

Baca Juga: Bumi Resources (BUMI) Bayar Tagihan, Kali Ini Tanpa Cicilan Pokok

Direktur & Corporate Secretary Bumi Resources Dileep Srivastava mengungkapkan, pada Mei nanti BUMI akan meninjau kembali target sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan kondisi aktual. "Kuartal II-2020 sulit untuk diprediksi saat ini. Kami akan meninjau bulan depan dan menyesuaikan kebutuhan. Mari wait and see," kata Dileep kepada Kontan.co.id, Minggu (26/4).

Dileep mengatakan, kinerja produksi BUMI pada Kuartal I masih sesuai rencana dan mengalami pertumbuhan di periode yang sama tahun lalu. Dileep bilang, produksi pada Januari-Maret berkisar di angka 21 ton-22 juta ton.

Artinya, secara rata-rata, BUMI memproduksi batubara di kisaran 7 juta ton per bulan. Adapun, pada tahun ini kapasitas produksi BUMI ditargetkan mencapai 90 juta-95 juta ton.

"April bisa mendekati 7 juta. kuartal I-2020 lebih tinggi dari kuartal I-2019," tandas Dileep.

Baca Juga: BUMI bayar cicilan kesembilan, kali ini tanpa cicilan pokok pinjaman

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×