kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Cenderung mendatar


Rabu, 16 Oktober 2013 / 06:45 WIB
ILUSTRASI. Berlari saat sore hari (REUTERS/Paul Childs)


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat di akhir pekan lalu. IHSG naik 0,74% menjadi 4.515,91, Jumat (11/10). Kemarin, indeks MSCI Asia Pacific naik 0,4% ke 141,45.

Alwy Assegaf, analis Universal Broker Indonesia mengatakan, pasar masih menanti kabar baik dari AS. Saat ini, muncul optimisme bakal ada kesepakatan untuk meningkatkan pagu utang AS. Namun, kesepakatan itu belum sepenuhnya mengatasi masalah anggaran AS. "Tetap saja, kita masih akan menunggu keputusan dari Gedung Putih," kata dia.

Alwy memperkirakan, IHSG akan cenderung bergerak flat hingga 17 Oktober nanti. "Saya rasa Kongres AS tidak akan membiarkan Pemerintah AS default," ujar dia. Dus, dia yakin, Negeri Paman Sam itu bisa mengatatasi persoalan krisis anggaran. 

Muhammad Alfatih, analis Samuel Sekuritas mengatakan, secara teknikal, IHSG pada akhir pekan lalu membentuk pola doji cenderung turun. "Secara fundamental, IHSG masih menanti keputusan AS," jelas dia.

Alfatih memperkirakan, IHSG akan bergerak flat di area 4.480-4.580, hari ini. Sementara, menurut Alwy, IHSG masih berpeluang menguat ke rentang 4.503-4.550.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×