kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Cemas akan inflasi tinggi, BMRI, BBCA, & BBRI dilanda aksi jual


Jumat, 07 Januari 2011 / 11:32 WIB


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Saham-saham perbankan turut menggerus indeks di sepanjang transaksi perdagangan hari ini. Pada pukul 11.20, sektor perbankan melorot hingga 2,55%.

Hal itu tidaklah mengherankan. Pasalnya, sejumlah saham perbankan dengan nilai kapitalisasi besar dilanda aksi jual. Salah satunya adalah saham Bank Mandiri (BMRI). Hingga pukul 11.22, saham BMRI anjlok 3,7% menjadi Rp 260.

Penurunan juga dialami oleh saham PT Bank Central Asia (BBCA) yang anjlok 2,29% menjadi Rp 6.400 dan PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yang turun 3,86% menjadi Rp 9.950.

Menurut Herry Setyawan, analis Indosukses Futures, kinerja jeblok sektor perbankan hari ini terkait dengan kecemasan akan suku bunga Bank Indonesia. "Meski BI sudah memutuskan untuk tak menaikkan suku bunga, itu bukan berarti jaminan tidak akan ada kenaikan suku bunga ke depannya," jelasnya. Herry beralasan, ancaman kenaikan suku bunga sangat mungkin terjadi karena tingkat inflasi Indonesia saat ini kian membumbung tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×