kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.324.000 1,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Cek Rekomendasi Saham CTRA, JSMR dan AUTO dari Ajaib Sekuritas untuk Jumat (23/2)


Jumat, 23 Februari 2024 / 09:29 WIB
Cek Rekomendasi Saham CTRA, JSMR dan AUTO dari Ajaib Sekuritas untuk Jumat (23/2)
ILUSTRASI. Ajaib Sekuritas memprediksi IHSG hari ini akan bergerak mixed dan menguat dalam rentang 7.320 - 7.370. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/01/02/2024


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak dari posisi 7.339,63 pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (23/2). Pada perdagangan Kamis (22/2) IHSG melemah 0,13%.

Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih mengamati pelemahan IHSG terkoreksi akibat profit taking pada saham perbankan big caps. Aksi tersebut tercermin dari outflow investor asing di pasar ekuitas domestik sebesar Rp 253,08 miliar.

Ratih memprediksi IHSG hari ini akan bergerak mixed dan menguat dalam rentang 7.320 - 7.370. Ratih menyoroti sejumlah informasi yang layak dicermati. 

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) melaporkan kredit perbankan pada Januari 2024 tumbuh 11,83% (YoY).

Baca Juga: IHSG Terkoreksi 0,45% Mengawali Jumat (23/2) Pagi, Saat Bursa Asia Menghijau

Meskipun di era suku bunga tinggi permintaan kredit perbankan tetap solid. Akselerasi penyaluran kredit terjadi pada seluruh jenis penggunaan, seperti Kredit Modal Kerja (KMK), Kredit Investasi (KI), dan Kredit Konsumsi (KK).

Sejalan dengan hasil tersebut, pembiayaan syariah pada Januari 2024 juga tumbuh 15,67% yoy dan kredit UMKM melesat 8,97% yoy . Secara keseluruhan, BI menargetkan pertumbuhan penyaluran kredit di tahun 2024 sebesar 10%-12%.

Dari mancanegara, kawasan Eropa melaporkan tingkat inflasi tahunan pada Januari 2024 sebesar 2,8%, turun dari Desember 2023 sebesar 2,9%, namun masih di atas target Bank Sentral Eropa (ECB) sebesar 2%.

Dari Asia, rilis awal indeks PMI manufaktur Jepang versi Jibun Bank pada Februari 2023 tercatat di level 47,2, lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 48 sekaligus berada di level kontraksi. Aktivitas manufaktur lesu akibat jumlah permintaan baru dan ekspor menurun.

Berikut rekomendasi saham pilihan dari Ajaib Sekuritas yang menarik dicermati untuk perdagangan hari ini:

1. PT Ciputra Development Tbk (CTRA)

CTRA strong bullish di atas MA (5,20,100). Indikator MACD bar histogram melemah terbatas dalam momentum akumulasi dan stochastic bergerak naik dari area oversold.

CTRA menarik di tengah insentif fiskal berupa PPN DTP 100% kepada nilai jual rumah paling tinggi senilai Rp5 miliar dengan Dasar Pengenaan Pajak (DPP) sampai Rp2 miliar pada periode November 2023 hingga Juni 2024. Sementara itu, per September 2023, CTRA membukukan marketing sales senilai Rp7,8 triliun atau tumbuh 19% yoy dan mencapai 80% dari target 2023.

Rekomendasi buy mencermati harga Rp 1.265
Target harga: Rp 1.300
Stop loss: < Rp 1.230

Baca Juga: Analis Kiwoom Rekomendasikan Buy Saham ACES, EXCL, MEDC dan MIDI untuk Jumat (23/2)

2. PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR)

JSMR bullish secara major tren di atas MA (5,20,100). Membentuk pola long white candle dengan volume menguat signifikan. Indikator MACD bar histogram melemah terbatas dalam momentum akumulasi dan stochastic bergerak naik dari area oversold.

JSMR mengalokasikan belanja modal (Capital Expenditure/ capex) di tahun 2024 sebesar Rp10 triliun. JSMR juga berpotensi memberikan dividen payout ratio (DPR) sebesar 20% dari laba inti untuk tahun buku 2023.

Rekomendasi buy memperhatikan harga Rp 4.960
Target harga: Rp 5.100
Stop loss: < Rp 4.800

3. PT Astra Otoparts Tbk (AUTO)

AUTO secara teknikal bullish reversal di atas MA (5,20). Indikator stochastic bergerak naik dan MACD bar histogram positif dalam momentum akumulasi.

AUTO melaporkan kenaikan pendapatan di sepanjang tahun 2023 sebesar 3,7% yoy atau tumbuh Rp 18,64 triliun. Dari sisi bottom line, laba bersih melesat 38,91% yoy atau Rp 1,84 triliun.

Rekomendasi buy mengamati harga Rp 2.320
Target harga: Rp 2.390
Stop loss: < Rp 2.270

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×