kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.521   21,00   0,12%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Catat, ini 4 risiko memegang Dogecoin dibanding Bitcoin


Kamis, 13 Mei 2021 / 14:00 WIB


Sumber: CoinDesk | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Ada sejumlah risiko terkait membeli dan menahan Dogecoin dibanding memegang aset kripto lain seperti Bitcoin, terlepas dari popularitasnya, harga yang melonjak, juga dukungan selebriti.

Melansir CoinDesk, berikut risiko memegang Dogecoin: 

Pasokan tidak terbatas

Tidak seperti Bitcoin dan banyak aset kripto lainnya, Dogecoin tidak memiliki pasokan tetap. 

Artinya, harga tidak didukung oleh kelangkaan dan bergantung pada pembeli yang terus-menerus membeli dogecoin baru yang masuk peredaran untuk mempertahankan nilainya.

Baca Juga: Elon Musk jadi host SNL, Dogecoin akan terbang ke bulan?

Tingkat penerbitan tinggi

Dogecoin memiliki hadiah blok tetap di mana penambang yang sukses menerima 10.000 dogecoin setiap menit. Sementara Bitcoin, penambang mendapat 6,25 bitcoin setiap 10 menit. 

Pada akhirnya itu berarti, lebih banyak Dogecoin memasuki sirkulasi dalam dua hari (28 juta) ketimbang total pasokan Bitcoin (ditetapkan menjadi 21 juta sekitar tahun 2140).

Pengembangan teknologi yang jarang

Pengembangan teknologi Dogecoin dikelola oleh tim pengembang sukarela, yang hingga saat ini mengirimkan pembaruan dan rilis kode yang relatif sedikit. 

Sebelum Dogecoin Core 1.14.3 meluncur pada Februari 2021, pembaruan terakhir rilis pada November 2019.

Baca Juga: Habis ukir rekor tertinggi, harga Dogecoin merosot tajam




TERBARU

[X]
×