kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.853   -37,00   -0,21%
  • IDX 6.302   0,37   0,01%
  • KOMPAS100 823   0,10   0,01%
  • LQ45 628   0,54   0,09%
  • ISSI 217   0,41   0,19%
  • IDX30 351   0,22   0,06%
  • IDXHIDIV20 427   -0,40   -0,09%
  • IDX80 94   0,04   0,04%
  • IDXV30 117   0,05   0,04%
  • IDXQ30 111   0,01   0,01%

Bursa Tokyo melorot dari level tertinggi 6 tahun


Jumat, 26 September 2014 / 08:21 WIB
ILUSTRASI. Petugas teller menghitung mata uang 100 dollar US di saah satu bank di Jakarta,Rabu (6/1). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/06/01/2021


Sumber: Bloomberg | Editor: Sanny Cicilia

TOKYO. Bursa Jepang melorot pada perdagangan awal pagi ini, Jumat (26/9). Kemarin, indeks Jepang menguat diincar pemburu dividen dan mencapai level tertingginya dalam enam tahun terakhir. 

Topix melorot 1,2% ke 1.330,78 pada pukul 9.27 pagi waktu Tokyo. Seluruh 33 grup industri melorot dan menyeret bursa hingga saat ini turun 0,1% dalam sepekan. 

Nikkei 225 Stock Average juga kehilangan 1,1% menjadi 16.189,04 pagi ini. Kemarin, Topix menguat 1,5% dan menjadi level tertingginya sejak 2008 dan Nikkei tertinggi sejak 2007. 

"Bersamaan dengan kenaikan risiko geopolitik di luar sana dan kenaikan yang terjadi kemarin, aksi ambil untung sangat mungkin terjadi hari ini," kata  Masayuki Doshida, Senior Market Analyst di Rakuten Economic Research Institute, Tokyo.

Penguatan yen sebesar 0,1% menjadi 108,61 per dollar AS menjadi salah satu pendorong aksi jual. Sekitar 1.000 dari 1.8104 korporasi penghuni Topix memberlakukan ex-dividend date hari ini sehingga tak mendorong aksi beli sebesar kemarin.

Selain itu, Jepang mengumumkan inflasi di luar bahan pangan pokok, sebesar 3,1% year on year di bulan Agustus. Angka tersebut lebih rendah dibanding perkiraan pasar 3,2%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×