kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Bursa saham Jepang melambung di sesi I


Selasa, 07 Juli 2015 / 12:07 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Yudho Winarto

TOKYO. Bursa saham Jepang melambung pasca investor di Amerika Serikat (AS) mengabaikan ancaman penolakan langkah-langkah penghematan Yunani.

Indeks Topix menguat 1,3% menjadi 1,641.26 pada rehat perdagangan tengah hari di Tokyo, setelah jatuh 1,9% pada Senin (6/7). Indeks Nikkei 225 Stock Average menguat 1,4% menjadi 20,384.79. Eropa Stoxx 600 Index turun 1,2%.

Tengok saja,saham Toyota Motor Corp, yang merupakan produsen mobil terbesar di dunia berdasarkan nilai pasar, bertambah 0,6%. Perusahaan  pengiriman parcel Yamato Holdings Co naik 3,2% setelah mengatakan akan bergabung dengan Rakuten Inc untuk layanan pengiriman online-shopping. 

Kejutan awal yang melanda pasar akibat keputusan Yunani pekan lalu untuk menggelar referendum  untuk menerima langkah penghematan atau tidak yang menyebabkan mengeruhnya pasar, mulai mereda pada akhir perdagangan Senin kemarin. Investor berspekulasi bahwa krisis ini tidak akan menyebar di luar perbatasan Negara para Dewa tersebut. Yunani kini di bawah tekanan untuk maju dengan rencana agar tetap berada  di zona euro.

Menteri keuangan kawasan euro bertemu  dalam pertemuan darurat setelah Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan "waktu hampir habis"  bagi Yunani untuk  memunculkan rencana agar tetap tinggal di zona euro. Meski  demikian, Bank Sentral Eropa akan tetap  mempertahankan level  Bantuan Likuiditas Darurat yang tersedia untuk Yunani,  dengan sejumlah syarat pengetatan yang berkaitan dengan jaminan tersebut. Perbankan Yunani tetap tutup sampai Rabu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×