kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Bursa Eropa tak bergairah pada pembukaan pagi


Kamis, 20 September 2012 / 15:06 WIB
ILUSTRASI. Orang-orang berjalan melewati toko Chanel di distrik perbelanjaan selama liburan Tahun Baru Imlek, di tengah pandemi COVID-19, di Beijing, China, 16 Februari 2021. REUTERS/Thomas Peter.


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

LONDON. Bursa Eropa dibuka memerah. Pada transaksi pagi pukul 08.39 waktu London, Stoxx 600 tergerus 0,5% menjadi 273,66. Kemarin, indeks acuan di Eropa ini ditutup dengan kenaikan 0,4% setelah Bank of Japan mengekor keputusan the Federal Reserve dalam membeli aset-aset untuk menyokong perekonomian.

Sejumlah saham yang pergerakannya turut mempengaruhi bursa Eropa antara lain: PSA Peugeot Citroen yang turun 1,6%, dan Pirelli & Cie yang turun sebesar 2,3%.

Aksi jual yang melanda saham-saham di bursa Benua Biru ini terjadi setelah data yang ada memberikan sinyal terjadinya kontraksi pada industri manufaktur China untuk 11 bulan berturut-turut. Kondisi ini yang menyebabkan bertambahnya kecemasan investor mengenai perlambatan ekonomi global.

Berdasarkan data yang dirilis HSBC Holdings Plc dan Markit Economics, pada September lalu, industri manufaktur China akan terkontraksi. Data final akan dirilis pada 29 September mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×