kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Bursa emerging market tergerus sentimen China


Selasa, 10 Juli 2012 / 06:42 WIB
Bursa emerging market tergerus sentimen China
ILUSTRASI. Jangan dibiarkan, inilah gejala awal diabetes tipe 2


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Bursa emerging markets mencatatkan penurunan terbesar dalam dua bulan terakhir. Pada penutupan pasar di New York, indeks MSCI Emerging Markets turun 1,1% menjadi 935,66. Ini merupakan penurunan terbesar sejak 25 Juni lalu.

Sementara itu, indeks Micex rusia tak banyak mencatatkan perubahan di Moscow. Sedangkan Hang Seng China Enterprises Index di Hong Kong turun 2,4%, Shanghai Composite China turun 2,4%, Phillipine Stock Exchange turun 1,8%, dan EGX 30 Mesir mencatatkan penurunan terbesar dalam tiga pekan terakhir.

Saham-saham berbasis teknologi memimpin penurunan dalam indeks S&P 500. Misalnya saja, HTC Corp yang melorot ke level terendah dalam dua tahun terakhir setelah melaporkan kerugian kinerja. Selain itu, perusahaan pembangkit OAO E di Rusia melorot 2,8% di Moscow.

Aksi jual terjadi setelah Perdana Menteri China Wen Jiabao menyatakan, perekonomian China saat ini tengah menghadapi tekanan yang sangat kuat. Terkait dengan hal tersebut, pemerintah akan mengintensifkan kembali pelaksanaan kebijakan moneternya.

Pernyataan Wen tersebut diutarakan selang empat hari setelah bank sentral China memutuskan untuk menggunting tingkat suku bunga acuan untuk yang kedua kali bulan ini. Menurut harian Xinhua, sang Perdana Menteri juga akan terus melakukan kontrol pada sektor properti dengan mencegah kenaikan harga rumah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×