kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bursa emerging market tergelincir penguatan dollar


Jumat, 13 Maret 2015 / 14:58 WIB
ILUSTRASI. Manfaat buah bit untuk kesehatan.


Sumber: Bloomberg | Editor: Uji Agung Santosa

HONG KONG. Indeks bursa emerging market melemah, seiring dengan makin kuatnya spekulasi kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS). Indeks MSCI Emerging Markets Index turun 0,1% menjadi 947,88 pada pukul 2.15 p.m. di Hong Kong.

Penurunan ini memperpanjang pelemahan yang terjadi dalam sepekan ini sebesar 2,4%. Seperti diketahui, spekulasi kenaikan suku bunga The Fed telah membuat mata uang di sejumlah negara Asia melemah. Tidak hanya rupiah yang melemah, mata uang rupee India, ringgit Malaysia, dan won Korea Selatan juga melemah 0,2% dibandingkan dollar AS.

Sejumlah saham yang mendorong pelemahan bursa, antara lain HDFC Bank Ltd. Saham perusahaan keuangan India ini menurun 1,2%. Sedangkan saham Lenovo Group Ltd turun 2,4%, setelah Intel Corp mengumumkan penurunan penjualan.

Gavin Parry, Managing director Parry International Trading Ltd mengatakan, penurunan indeks saham di negara berkembang terjadi karena ada capital outflow. "Perusahaan di negara-negara berkembang terlalu banyak bergantung pada utang dalam bentuk dollar," katanya, Jumat (13/3).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×