kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.035   52,00   0,29%
  • IDX 6.186   -10,65   -0,17%
  • KOMPAS100 807   -4,25   -0,52%
  • LQ45 613   -2,23   -0,36%
  • ISSI 214   -0,32   -0,15%
  • IDX30 345   -1,11   -0,32%
  • IDXHIDIV20 427   -1,32   -0,31%
  • IDX80 92   -0,44   -0,48%
  • IDXV30 116   -0,47   -0,40%
  • IDXQ30 110   -0,53   -0,47%

Bursa emerging market dilanda aksi jual


Kamis, 15 Maret 2012 / 15:34 WIB
ILUSTRASI. Fregat Admiral Essen dari Armada Laut Hitam Rusia.


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

HONG KONG. Setelah dua hari terakhir mencatatkan kenaikan, bursa emerging market dilanda aksi jual sore ini. Pada pukul 15.39 waktu Hong Kong, indeks MSCI Emerging Markets Index turun 0,1% menjadi 1.066,21.

Saham-saham yang pergerakannya turut mempengaruhi pergerakan bursa emerging market antara lainL China Shenhua Energy CO yang turun ke level terendah dalam dua bulan di Shanghai, State Bank of India Ltd yang turun 2,2%, dan Country Garden Holdings Co yang memimpin penurunan saham perusahaan pengembang properti.

Aksi jual bursa emerging market terjadi seiring kecemasan mengenai perlambatan pertumbuhan di China dan India yang akan memangkas tingkat permintaan komoditas.

"Ketakutan akan perlambatan ekonomi China dan India akan menyebabkan investor menahan diri. Perlambatan ekonomi China dan upaya pemulihan ekonomi India akan menyebabkan penurunan permintaan dan menekan harga komoditas," urai Jonathan Ravelas, chief market strategist BDO Unibank Inc.

Sekadar tambahan informasi, data Menteri Perdagangan China menunjukkan, tingkat investasi langsung di China di sepanjang Februari lalu mencatatkan penurunan sebesar 0,9% menjadi US$ 7,73 miliar pada bulan lalu dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara di India, bank sentral Negeri Taj Mahal menahan suku bunga acuannya selama tiga pertemuan berturut-turut di level 8,5% pada hari ini setelah tingkat inflasi di negara itu melonjak. Besok, bank sentral India akan kembali menggelar pertemuan untuk membahas langkah-langkah dalam memangkas defisit anggaran negara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×