kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.854   11,00   0,07%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Bursa Asia Menguat pada Kamis (10/3) Pagi, Mengikuti Kenaikan Wall Street


Kamis, 10 Maret 2022 / 08:36 WIB
Bursa Asia Menguat pada Kamis (10/3) Pagi, Mengikuti Kenaikan Wall Street
ILUSTRASI. Bursa Asia. REUTERS/Kim Kyung-Hoon/File Photo


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia dibuka menguat pada perdagangan Kamis (10/3) pagi. Pukul 08.26 WIB, indeks Nikkei 225 naik 803,90 poin atau 3,25% ke 25.522,76, Hang Seng naik 478,86 poin atau 2,32% ke 21.106,57, Taiex naik 350,02 poin atau 2,06% ke 17.375,27, Kospi naik 55,62 poin atau 2,20% ke 2.680,01, ASX 200 naik 82,57 poin atau 1,18% ke 7.136,60, Straits Times naik 45,08 poin atau 1,41% ke 3.240,94, dan FTSE Malaysia naik 6,77 poin atau 0,41% ke 1.568,74.

Bursa Asia menguat, mengikuti rebound pasar saham global karena spekulasi pada pembeli mereda dan pasar telah memperhitungkan dampak ekonomi dari konflik Ukraina.

Saham Jepang melonjak 3% dan indeks Australia juga naik lebih tinggi.

Baca Juga: Bursa Asia Mixed, Pasar Menakar Dampak Ekonomi Konflik Rusia-Ukraina

Di Amerika, saham Amazon.com melonjak lebih dari 10% di akhir perdagangan setelah mengumumkan dividen dan rencana buyback US$ 10 miliar yang membantu menghilangkan rintangan utamanya untuk masuk ke dalam Dow Jones Industrial Average.

Lonjakan di pasar komoditas telah berhenti, setelah Uni Emirat Arab mengatakan akan meminta aliansi OPEC+ untuk meningkatkan produksi minyak lebih cepat.

"Jika Anda melihat resolusi perang di Ukraina dan kami mendapatkan laporan bahwa Rusia dan Ukraina mungkin bergerak lebih dekat ke tahap negosiasi, itu dapat mengubah sentimen," kata Nadia Lovell, ahli strategi ekuitas senior UBS Global Wealth Management AS seperti dikutip Bloomberg.

"Kami perkirakan pasar akan tetap berombak dalam waktu dekat."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×