kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bursa Asia memerah setelah data ekonomi China


Kamis, 09 Maret 2017 / 16:00 WIB


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Bursa saham Asia memerah menutup perdagangan Kamis (9/3), setelah rilis data inflasi China yang meragam. Di mana indeks harga produsen China (PPI) melonjak dilaju tercepat sejak September 2008. PPI China naik 7,8% pada Februari dari tahun sebelumnya.

Sebaliknya, harga konsumen melambat dari tahun lalu, menjadi 0,8 %, kecepatan yang paling lambat sejak Januari 2015.

Mengutip CNBC, indeks Shanghai komposit ditutup turun 0,74 % atau 24 poin di 3.216,58 dan komposit Shenzhen turun 0,73 % atau 14,7 poin menjadi berakhir pada 2.009,55. Hong Kong Hang Seng anjlok 1,18 % pada pukul 3:00 HK / SIN.

Sedangkan, indeks Nikkei 225 ditutup naik 0,34 % atau 64,5 poin di 19.318,58 dipicu melemahnya yen mendorong pembelian. Sementara, indeks  ASX 200 ditutup turun 0,32 % atau 18,5 poin di 5.741,2.

Sentimen yang mempengaruhi pasar lainnya yakni jatuhnya harga minyak lebih dari 5 % setelah data menunjukkan persediaan minyak AS melonjak ke rekor tertinggi, atau naik 8,2 juta barel pekan lalu. Dibandingkan dengan ekspektasi konsensus untuk 2 juta barel.

Tapi minyak berhasil pulih pada perdagangan Asia hari ini, minyak West Texas Intermediate (WTI) mendaki 0,64% menjadi US$ 50,60 per barel. Sedangkan minyak patokan global Brent naik 0,83% menjadi US$ 53,55.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×