kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Bursa Asia kompak melemah pada pertengahan pekan ini.


Rabu, 14 Oktober 2020 / 08:53 WIB
ILUSTRASI. Bursa Asia mayoritas melemah pada pertengahan pekan ini.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia melemah pada pertengahan pekan ini. Rabu (14/10) pukul 8.46 WIB, indeks Nikkei 225 turun 0,32% ke 23.528.

Indeks Hang Seng melemah 0,12% ke 24.617. Taiex turun 0,19% ke 12.927. Sedangkan Kospi turun 0,59% ke 2.387.

Sedangkan Straits Times turun 0,57% ke 2.553. Sedangkan FTSE Bursa Malaysia turun 0,27% ke 1.521.

Penurunan bursa Asia pada pagi ini terjadi setelah sejumlah uji coba vaksin corona terhenti akibat efek samping. Johnson & Johnson menyetop sementar uji coba vaksin karena adanya penyakit yang tidak dapat dijelaskan. Sedangkan Eli Lilly and Co mengatakan menghentikan sementara uji coba klinis perawatan antiodi Covid-19 karena kekhawatiran atas keamanan.

Baca Juga: Harga minyak naik tipis, IEA memperkirakan produksi shale oil AS turun

"Hal ini menunjukkan bahwa vaksin akan perlu waktu lebih lama daripada ekspektasi pasar," kata Tom Piotrowski, analis CommSec kepada Reuters.

Sementara harapan pada paket stimulus baru di Amerika Serikat (AS) terhenti karena ketidaksepakatan jumlah stimulus. Hal ini menambah beban pasar saham yang sebelumnya menyambut potensi stimulus.

Baca Juga: Harga emas Antam hari ini turun Rp 8.000 jadi Rp 1.007.000 per gram, Rabu (14/10)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×