kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   0,00   0,00%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bursa Asia Kompak Melemah pada Jumat (14/11) Pagi, Mengekor Wall Street


Jumat, 14 November 2025 / 08:30 WIB
Bursa Asia Kompak Melemah pada Jumat (14/11) Pagi, Mengekor Wall Street
ILUSTRASI. Mayoritas bursa Asia melemah pada perdagangan Jumat (14/11/2025) pagi, mengikuti penurunan di Wall Street.(Kyodo)


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mayoritas bursa Asia melemah pada perdagangan Jumat (14/11/2025) pagi. Pukul 08.21 WIB, indeks Nikkei 115 turun 621,58 poin atau 1,21% ke 50.664,95, Hang Seng turun 412,72 poin atau 1,52% ke 26.660,31.

Taiex turun 511,05 poin atau 1,68% ke 27.395.40, Kospi turun 88,85 poin atau 2,14% ke 4.081,30,. ASX 200 turun 123,25 poin atau 1,41% ke 8.630,10, Straits Tmes turun 43,89 poin atau 0,95% ke 4.531,95 dan FTSE Malaysia turun 3,04 poin atau 0,19% ke 1.629,23.

Bursa Asia melemah seiring pelemahan Wall Street karena ketidakpastian pemangkasan suku bunga Federal Reserve dan valuasi saham teknologi yang berlebihan membebani pasar saham. Indeks MSCI Asia Pasifik turun 1%. 

Baca Juga: Harga Emas Spot Naik pada Jumat (14/11/2025) Pagi

"Pasar tampaknya sangat ketakutan dengan kekhawatiran akan AI," kata Wisnu Varathan, kepala riset makro Asia di luar Jepang di Mizuho Bank seperti dikutip dari Bloomberg.

"The Fed yang lebih cenderung menunggu daripada berlomba melawannya, membuat jauh kurang kondusif bagi kejatuhan sektor teknologi yang biasanya cenderung lebih sensitif terhadap pelonggaran kebijakan The Fed."

Di Asia, investor menanti data yang akan dirilis hari ini terkait data harga rumah, penjualan ritel dan tingkat pengangguran China.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×