kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Bursa Asia dibuka bervariasi pada Senin (12/4), investor menanti data ekonomi AS


Senin, 12 April 2021 / 08:44 WIB
ILUSTRASI. Kospi menguat pada perdagangan hari ini (12/4)


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia di buka bervariasi pada awal perdagangan hari ini. Senin (12/4), pukul 08.21 WIB, indeks Nikkei 225 melemah tipis 0,02% ke 29.761,63. Berbeda, indeks Hang Seng dibuka menguat 0,32% ke 28.791,97. 

Hal yang sama terjadi pada indeks Kospi yang naik 0.32% ke 3.141,87. Sedangkan indeks ASX 200 malah turun 0,19% ke 6.981,60.

Sedangkan, indeks Straits Times turun 0,18% ke 3.178,89. Dan indeks FTSE Malaysia juga melemah 0,36% ke 1.606,48. 

Pergerakan bursa di kawasan kali ini cenderung hari-hati. Investor masih menanti data dari Amerika Serikat (AS) yang mendukung pemulihan ekonomi. Pekan ini, AS akan merilis data inflasi dan penjualan ritel.

Selain itu, pasar juga menanti dampak dari saham Alibaba Grup Holding Ltd, setelah China memberikan denda sebesar 18 miliar yuan, setara US$ 2,75 miliar karena dugaan melakukan pelanggaran dan monopoli. 

Baca Juga: Bursa saham Senin 12/4 segera dibuka, tiga saham pemerintah ini layak diakumulasi

"Sejak IPO Ant dibatalkan dan dengan undang-undang antimonopoli, pasar melihat Alibaba akan mendapat sandungan," kata Louise Tse, Managing Director at Wealthy Securities in Hong Kong

Namun, keputusan Alibaba yang akan membayar denda dianggap positif. "Saya pikir ini bagus untuk harga saham sekarang karena ini akhirnya bisa diselesaikan," lanjut Tse.

Sementara itu, Kospi mendapat dukungan dari perusahaan pembuat baterai setelah SK Innovation dan LG Chem setuju menyelesaikan sengketa.

Selanjutnya: Rupiah diramal lanjutkan pemelahan pada hari ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×