CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Bursa Asia dibayangi profit taking


Selasa, 05 Februari 2013 / 06:02 WIB
ILUSTRASI. Prediksi West Ham vs Rapid Wina di Liga Europa: The Green White adang The Hammers


Reporter: Agustinus Beo Da Costa | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Bursa Asia bergerak variatif. Beberapa bursa masih menguat seperti Nikkei naik 0,62% ke 11.260,35. Ada bursa Taiwan menguat 0,86% ke 7.923,16. Namun ada juga bursa yang justru melemah, seperti Kospi dan Hang Seng.

Menurut Kepala Riset Trust Capital, Reza Priyambada, pergerakan bursa-bursa Asia sudah berada di area overbought. Akibatnya, kenaikan pun tidak terlalu besar dan ada beberapa bursa yang sudah ada aksi profit taking.

Reza mengatakan, ada beberapa data global yang ditunggu pasar. Misalnya, data indeks harga perumahan dan indeks perdagangan di Australia. Selain itu, ada data ekonomi HSBC dan indeks manufaktur di China. Jika rilis data tersebut positif, bursa Asia berpotensi terangkat.

Reza merekomendasikan saham sektor manufaktur dan komoditas. Sedangkan sektor keuangan sebaiknya dihindari karena sedang dilanda aksi profit taking. Sektor keuangan juga sudah overbought.

Managing Partner Investa Saran Mandiri, Kiswoyo Adi Joe pun sepakat, bursa Asia, hari ini, masih akan menunggu rilis data factory order Amerika Serikat yang diproyeksi akan positif. Jika benar terjadi bursa Asia bisa menguat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×