kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bursa AS terpeleset harga minyak mentah


Rabu, 05 November 2014 / 07:22 WIB
ILUSTRASI. Manfaat kubis merah untuk kesehatan.


Sumber: Bloomberg | Editor: Sanny Cicilia

NEW YORK. Saham-saham di bursa Amerika Serikat (AS) mayoritas berjatuhan dan mendorong Indeks Standard & Poor's 500 menjauhi rekornya, untuk perdagangan Selasa (4/11). Investor melepas saham energi seiring dengna pelemahan harga minyak mentah dunia dan beberapa korporasi yang memberikan target kinerja mengecewakan. 

S&P 500 Index turun 0,3% ke level 2.012,10 pada pukul 16:00 waktu New York. Sedangkan Dow Jones Industrial Average meningkat 17,6 poin atau 0,1% ke level 17.383,84. 

Sebanyak 7 miliar saham berpindah tangan di perdagangan kemarin, atau 9,5% lebih tinggi dibanding rata-rata harian selama tiga bulan terakhir. Saham Procter & Gamble Co dan Wal-Mart Inc memimpin kenaikan.

Sementara Exxon Mobil Corp dan Chevron masih tertekan, seiring dengan penurunan harga minyak yang sampai US$ 75,84 per barel di bursa New York. Saham Sprint juga melemahan bursa dengan penurunan 16% setelah operator telekomunikasi ini mencatat penurunan pelanggan untuk kuartal ke-11 berturut-turut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×