kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.869   -66,00   -0,37%
  • IDX 5.858   -37,68   -0,64%
  • KOMPAS100 759   -4,99   -0,65%
  • LQ45 579   -5,22   -0,89%
  • ISSI 203   0,15   0,07%
  • IDX30 328   -3,07   -0,93%
  • IDXHIDIV20 403   -4,27   -1,05%
  • IDX80 86   -0,58   -0,67%
  • IDXV30 109   -0,59   -0,54%
  • IDXQ30 106   -1,15   -1,08%

Bursa AS terpeleset harga minyak mentah


Rabu, 05 November 2014 / 07:22 WIB
ILUSTRASI. Manfaat kubis merah untuk kesehatan.


Sumber: Bloomberg | Editor: Sanny Cicilia

NEW YORK. Saham-saham di bursa Amerika Serikat (AS) mayoritas berjatuhan dan mendorong Indeks Standard & Poor's 500 menjauhi rekornya, untuk perdagangan Selasa (4/11). Investor melepas saham energi seiring dengna pelemahan harga minyak mentah dunia dan beberapa korporasi yang memberikan target kinerja mengecewakan. 

S&P 500 Index turun 0,3% ke level 2.012,10 pada pukul 16:00 waktu New York. Sedangkan Dow Jones Industrial Average meningkat 17,6 poin atau 0,1% ke level 17.383,84. 

Sebanyak 7 miliar saham berpindah tangan di perdagangan kemarin, atau 9,5% lebih tinggi dibanding rata-rata harian selama tiga bulan terakhir. Saham Procter & Gamble Co dan Wal-Mart Inc memimpin kenaikan.

Sementara Exxon Mobil Corp dan Chevron masih tertekan, seiring dengan penurunan harga minyak yang sampai US$ 75,84 per barel di bursa New York. Saham Sprint juga melemahan bursa dengan penurunan 16% setelah operator telekomunikasi ini mencatat penurunan pelanggan untuk kuartal ke-11 berturut-turut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×