kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.893   -42,00   -0,23%
  • IDX 5.861   -35,27   -0,60%
  • KOMPAS100 759   -5,61   -0,73%
  • LQ45 578   -5,50   -0,94%
  • ISSI 203   -0,09   -0,04%
  • IDX30 328   -3,36   -1,01%
  • IDXHIDIV20 403   -4,42   -1,08%
  • IDX80 86   -0,72   -0,83%
  • IDXV30 109   -0,68   -0,62%
  • IDXQ30 106   -1,13   -1,05%

Bursa AS terpeleset harga minyak mentah


Rabu, 05 November 2014 / 07:22 WIB
ILUSTRASI. Manfaat kubis merah untuk kesehatan.


Sumber: Bloomberg | Editor: Sanny Cicilia

NEW YORK. Saham-saham di bursa Amerika Serikat (AS) mayoritas berjatuhan dan mendorong Indeks Standard & Poor's 500 menjauhi rekornya, untuk perdagangan Selasa (4/11). Investor melepas saham energi seiring dengna pelemahan harga minyak mentah dunia dan beberapa korporasi yang memberikan target kinerja mengecewakan. 

S&P 500 Index turun 0,3% ke level 2.012,10 pada pukul 16:00 waktu New York. Sedangkan Dow Jones Industrial Average meningkat 17,6 poin atau 0,1% ke level 17.383,84. 

Sebanyak 7 miliar saham berpindah tangan di perdagangan kemarin, atau 9,5% lebih tinggi dibanding rata-rata harian selama tiga bulan terakhir. Saham Procter & Gamble Co dan Wal-Mart Inc memimpin kenaikan.

Sementara Exxon Mobil Corp dan Chevron masih tertekan, seiring dengan penurunan harga minyak yang sampai US$ 75,84 per barel di bursa New York. Saham Sprint juga melemahan bursa dengan penurunan 16% setelah operator telekomunikasi ini mencatat penurunan pelanggan untuk kuartal ke-11 berturut-turut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×