kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Bursa AS ditekan saham energi dan Yahoo


Selasa, 09 September 2014 / 07:07 WIB
ILUSTRASI. Tambang PT Timah di Sungailiat, Bangka. PT Timah (TINS) Berharap Bisa Segera Memulai Tambang Laut.


Sumber: Bloomberg | Editor: Sanny Cicilia

NEW YORK. Bursa AS untuk perdagangan Senin (8/9) tak  mampu melanjutkan reli. Indeks Standard & Poor's 500 ditutup dengan pelemahan, dipicu penurunan saham energi dan Yahoo! Inc. 

S&P 500 ditutup terkoreksi 0,3% di level 2.001,54 pada pukul 4 sore waktu New York. Dow Jones Industrial Average juga kehilangan 25,94 atau 0,25% ke 17.111,42. 

Indeks Nasdaq 100 turun 0,1%, dipimpin oleh penurunan saham Yahoo. Sebanyak 5,2 miliar saham berpindah tangan dalam perdagangan kemarin, 6% di bawah rata-rata harian dalam tiga bulan terakhir. 

"S&P ditutup dengan penguatan dalam lima pekan terakhir, mungkin sudah berada di teritori jenuh beli (overbought)," kata Bruce Bittles, Chief Investment Strategist di RW Baird & Co pada Bloomberg. 

Sembilan dari sepuluh sektor turun pada perdagangan kemarin, dipimpin oleh sahan-saham energi yang merosot 1,6%. Pemicunya, penurunan harga minyak Brent di bawah US$ 100 untuk pertama kali sejak Juni 2013, di tengah lonjakan suplai dan pelambatan ekonomi Eropa dan China.

Exxon Mobil Corp dan Chevron Corp ditutup turun masing-masing 1,5% dan 0,9%. Marathon Oil Corp merosot 1,7%. Newfield Exploration Co kehilangan sampai 4,7%. 

Sementara itu, Apple Inc yang akan memperkenalkan iPhone terbarunya besok merosot 0,6% ke US$ 98,36 per saham. Yahoo terkoreksi lebih dari 22%, sementara anak usahanya, Alibaba menguat 5,6% dan menjadi kenaikan terbesar di bursa S&P. 

Facebook juga menguat 0,8% ke US$ 77,89, dan untuk pertama kalinya mendorong nilai perusahaan ini mencapai US$ 200 miliar. Dengan begitu, Facebook menjadi perusahaan ke-22 terbesar dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×