kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.789.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.736   51,00   0,29%
  • IDX 6.371   -228,56   -3,46%
  • KOMPAS100 843   -31,00   -3,55%
  • LQ45 635   -16,26   -2,50%
  • ISSI 228   -10,12   -4,25%
  • IDX30 361   -7,63   -2,07%
  • IDXHIDIV20 447   -8,36   -1,83%
  • IDX80 97   -3,13   -3,13%
  • IDXV30 125   -3,42   -2,67%
  • IDXQ30 117   -1,94   -1,63%

Bumi Resources (BUMI) mencatat kerugian US$ 338,02 juta pada tahun lalu


Selasa, 18 Mei 2021 / 15:02 WIB
ILUSTRASI. Stasiun pengumpul batu bara milik PT Kaltim Prima Coal (KPC) di Sangatta, Kalimantan Timur. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Reporter: Dityasa H. Forddanta | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatat kerugian US$ 338,02 juta sepanjang tahun lalu. Padahal, perusahaan masih mampu mencatat laba bersih US$ 6,84 juta pada tahun 2019.

Melemahnya kinerja BUMI tak lepas dari pendapatan BUMI yang pada periode 2020 hanya sebesar US$ 790,44 juta. Nilai ini turun 28,95% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, US$ 1,11 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis siang ini, Selasa (18/5), beban pokok BUMI sejatinya turun 30,68% secara tahunan menjadi US$ 698,52 juta. Namun, penurunan ini tak lantas mengkompensasi penurunan pendapatan.

Baca Juga: Ini jadwal pembagian dividen Tigaraksa Satria (TGKA) dengan yield 3,66%

Alhasil, BUMI pada tahun lalu membukukan laba kotor US$ 91,91 juta. Laba ini turun sekitar 12,38% dibanding laba kotor 2019, US$ 105,08 juta.

Meski begitu, BUMI mampu menekan laba usaha sekitar 13,69% secara tahunan menjadi US$ 63,44 juta. Imbasnya, BUMI masih mencatat laba usaha US$ 28,47 juta meski nilai ini turun sekitar 12,5% secara tahunan.

Bottom line BUMI mulai masuk zona negatif setelah perusahaan mencatat penurunan laba entitas asosiasi sebesar US$ 46,85 juta, turun 53,41% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, US$ 100,57 juta.

Laba bersih BUMI kian tertekan setelah perusahaan mencatat beban bunga sebesar US$222,51 juta. Angka ini 51,07% dibanding 2019, US$ 147,29 juta.

Selanjutnya: Harga batubara menguat, ABM Investama (ABMM) pertimbangkan kerek produksi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×