CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

BUMI Bakal Rampungkan Pembayaran Akuisisi Perusahaan Tambang


Jumat, 02 Oktober 2009 / 07:00 WIB


Reporter: Yuwono Triatmodjo |

JAKARTA. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) akan menyelesaikan pembayaran akuisisi tiga perusahaan tambang batubara; Darma Henwa (DEWA), Fajar Bumi Sakti, dan Pendopo Energi.

Senior Vice President Hubungan Investor BUMI Dillep Srivastava mengatakan, BUMI sudah memiliki sumber pendanaan untuk melunasi akuisisi ketiga perusahaan tersebut. Emiten anggota Grup Bakrie ini akan menggunakan sebagian dana pinjaman dari China Investment Corporation (CIC) untuk membayar akuisisi ketiga tambang batubara tersebut.

Hingga kini, BUMI baru membayar sekitar Rp 1 triliun untuk pembelian tiga perusahaan tambang tersebut. Perinciannya, BUMI telah mencicil Rp 671,61 miliar pembelian DEWA. BUMI juga mencicil Rp 214,9 miliar akuisisi Fajar Bumi, dan Rp 113,9 miliar untuk pembelian akuisisi Pendopo Energi.

Dus, kini BUMI masih harus membayar sekitar Rp 5,2 triliun lagi untuk melunasi akuisisi tersebut. Sebab, nilai total akuisisi tiga perusahaan tambang batubara itu mencapai sekitar Rp 6,2 triliun.

Pada pengujung tahun lalu, BUMI membeli DEWA seharga Rp 2,412 triliun. Tak lama berselang, BUMI membeli 76,9% saham Fajar Bumi seharga Rp 2,47 triliun dari Leap Forward Finance Ltd.

Terakhir, anggota The Seven Brothers ini juga membeli 89% saham Pendopo Coal Ltd, pemilik mayoritas Pendopo Energi Batubara, senilai Rp 1,304 triliun.

Memang, BUMI masih memiliki waktu untuk melunasi akuisisi itu hingga tahun 2011. Sebab, perjanjian akuisisi ketiga perusahaan itu membolehkan BUMI mencicil pembayarannya.

Seperti kita tahu, BUMI meraih utang US$ 1,9 miliar dari CIC. Selain untuk membayar akuisisi, Bumi juga akan menggunakan utang dari CIC itu untuk refinancing utang dan modal kerjanya. "Ini akan meringankan beban perusahaan," kata Dileep, Rabu (30/9).

Kemarin (1/10), perdagangan saham BUMI ditutup di harga Rp 3.125 per saham. Harga ini turun 3,10% dari sehari sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×