kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45697,73   -32,02   -4.39%
  • EMAS946.000 -1,77%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Bukit Uluwatu Villa (BUVA) targetkan hotel Alila SCBD beroperasi pertengahan 2019


Kamis, 27 Desember 2018 / 17:34 WIB
Bukit Uluwatu Villa (BUVA) targetkan hotel Alila SCBD beroperasi pertengahan 2019
ILUSTRASI. RUPS PT Bukit Uluwatu Villa Tbk

Reporter: Krisantus de Rosari Binsasi | Editor: Herlina Kartika

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) telah menyiapkan sejumlah rencana ekspansi di tahun 2019 nanti.

Corporate Secretary BUVA Benita Sofia mengatakan, pihaknya bakal berkonsentrasi untuk menyelesaikan proyek yang sedang berjalan.


Benita bilang, salah satu proyek yang akan diselesaikan adalah pembangunan hotel Alila Sudirman Central Business District (SCBD) bersama restoran dan clubnya di Jakarta. "Alila SCBD sudah tahap akhir finishing. Di mana sebagian lantai kamar hotel dan tiga outlet food and beverage sudah buka, yaitu restaurant Vong Kitchen dan Le Burger. Seluruhnya akan diperkirakan selesai pada pertengahan tahun 2019," terangnya kepada kontan.co.id, Rabu (26/12).

Lebih lanjut Benita mengungkapkan pihaknya juga akan memperluas hotel Alila Ubud, Bali. "Selain itu, kami juga akan tetap akan mencari target usaha yang sudah beroperasi untuk diakuisisi dalam rangka mendukung bidang usaha leisure dan lifestyle," tambahnya.

Soal rencana akuisisi strategis itu, Benita membeberkan BUVA akan fokus mengakuisisi perusahaan yang memiliki lini bisnis yang sejenis dengan BUVA yaitu leisure dan lifestyle. "Realisasinya diperkirakan di semester I-2019," imbuhnya. 

Tapi sayangnya, ia masih enggan merinci lebih detil soal rencana akuisisi tersebut.

Selain itu, Benita turut mengungkapkan bahwa pihaknya juga berencana untuk menjalin kerjasama dengan mitra strategis. "Saat ini peluang untuk bekerjasama dengan mitra strategis masih terbuka, antara lain dengan adanya rencana aksi korporasi perusahaan di tahun 2019 berupa PMTHMETD atau rights issue," jelas dia.

Untuk memuluskan sejumlah ekspansi di tahun depan, BUVA menyiapkan belanja modal alias capital expenditure sebesar Rp 400 miliar atau naik 50% dibanding capex tahun ini. "Dananya didapatkan dari internal perusahaan dan sebagian lagi dari pinjaman bank," jelas Benita.




TERBARU

Close [X]
×