kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Bukit Darmo tak lagi merugi di tahun 2014


Rabu, 01 April 2015 / 13:55 WIB
ILUSTRASI. Indeks harga saham gabungan atau IHSG menunjukan pelemahan 11 poin pada pembukaan Kamis (19/10) ke level 6.919


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Emiten properti PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) akhirnya mampu mengantongi keuntungan di tahun 2014 setelah sebelumnya perseroan menderita kerugian. BKDP mampu mencatatkan laba bersih sebesar Rp 7,21 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan BKDP tahun 2014 yang diterbitkan, Selasa (31/3), laba bersih perseroan tercatat sebesar Rp 7,21 miliar, padahal di tahun sebelumnya perusahaan properti ini mengalami kerugian bersih sebesar Rp 59,1 miliar.

Alhasil laba per saham dasar atau Earning Per share (EPS) BKDP di tahun lalu naik menjadi 1,05 dari sebelumnya mencatat rugi bersih per saham Rp 8,65.

Keuntungan BKDP ini didorong oleh kenaikan penjualan bersih perseroan dari Rp 11,3 miliar di tahun 2013 menjadi Rp 107,3 miliar. Sehingga laba kotor perseroan tercatat sebesar Rp 53,19 miliar dari tahun sebelumnya tercatat rugi kotor sebesar Rp 21,8 miliar.

Pendapatan lain-lain perseroan juga naik menjadi Rp 2,21 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yakni Rp 1,75 miliar.

Total aset perseroan per akhir Desember 2014 mengalami penurunan menjadi Rp 829,1 miliar dari aset tahun 2013 sebesar Rp 845,4 miliar. Ini karena terjadi penyusutan aset tetap Rp 9,2 miliar di tahun 2014 dan Rp 7,5 miliar di tahun 2013. Jumlah liabilitas perseroan juga turun menjadi Rp 231,3 miliar dari Rp 254,8 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×