Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) memperluas pengembangan bisnis pembangkitan listrik energi terbarukan melalui pendirian tiga perusahaan baru oleh anak usahanya, PT Bukaka Mega Investama (BMI).
Berdasarkan keterbukaan informasi pada Senin (19/10/2026), BMI bersama PT Barkah Raya Utama (BRU) dan PT Dua Putra Barkah Nusantara (DPBN) mendirikan PT Solverra Energi Nusantara (SEN), PT Nusantara Solar Power (NSP), dan PT Surya Daya Nusantara (SDN). Ketiga perusahaan tersebut didirikan berdasarkan akta tertanggal 15 Oktober 2026 dan berkedudukan di Kabupaten Bogor.
BMI merupakan anak usaha terkendali Bukaka dengan kepemilikan saham sebesar 99%. Dalam ketiga perusahaan baru tersebut, BMI masing-masing memiliki 90% saham, sedangkan BRU dan DPBN masing-masing menguasai 5%.
Baca Juga: Harga Minyak WTI Turun 1,80%, Simak Level Support dan Resistance
Setiap perusahaan memiliki modal dasar sebesar Rp 40 miliar. Adapun modal ditempatkan dan disetor masing-masing mencapai Rp 10 miliar, dengan porsi BMI senilai Rp 9 miliar serta BRU dan DPBN masing-masing Rp 500 juta.
Dengan demikian, total modal ditempatkan dan disetor pada ketiga perusahaan baru tersebut mencapai Rp 30 miliar. Dari jumlah itu, BMI menyetorkan total Rp 27 miliar, sedangkan BRU dan DPBN masing-masing Rp 1,5 miliar.
Manajemen BUKK menyatakan pendirian ketiga perusahaan dilakukan untuk mengembangkan bisnis pembangkitan listrik energi terbarukan. Perusahaan-perusahaan baru itu diharapkan berpotensi memberikan tambahan pendapatan dan laba bagi BMI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














