kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.345.000 0,75%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

BNI Targetkan Penjualan SR020 Sebanyak Rp 1 Triliun


Minggu, 03 Maret 2024 / 19:35 WIB
BNI Targetkan Penjualan SR020 Sebanyak Rp 1 Triliun
ILUSTRASI. PT Bank Negara Indonesia (BNI) optimistis penawaran sukuk ritel seri SR020 masih menarik untuk investor.


Reporter: Akmalal Hamdhi | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia (BNI) optimistis penawaran sukuk ritel seri SR020 masih menarik untuk investor. Selaku mitra distribusi (midis), BNI menargetkan penjualan SR020 bisa terhimpun sebesar Rp1 triliun.

Seperti diketahui, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah membuka masa penawaran SR020, mulai dari 1 Maret hingga 27 Maret 2024. SR020 ditawarkan dalam dua pilihan jangka waktu investasi (dual tranches) yakni tenor 3 tahun (SR020T3) dan 5 tahun (SR020T5).

Besaran kupon atau imbal hasil sebesar 6,30% untuk tenor 3 tahun, sedangkan tenor 5 tahun memiliki besaran kupon 6,40% dengan sifat kupon tetap (fixed rate). SR020-T3 akan jatuh tempo pada 10 Maret 2027, sedangkan SR020-T5 jatuh tempo pada 10 Maret 2029.

Pemerintah membuka kuota penjualan awal SR020 dengan total sebesar Rp 15 triliun. Kuota untuk tenor 3 tahun dibuka sebesar Rp 10 triliun, sedangkan untuk tenor 5 tahun dibuka sebesar Rp5 triliun.

Baca Juga: Penjualan Sukuk Ritel SR020 Diprediksi Melampaui Rp 20 Triliun

GM Wealth Management BNI Henny Eugenia optimistis terhadap penawaran SR020. Sebab, permintaan dari nasabah dipandang cukup tinggi yang menginginkan keunggulan berinvestasi di instrumen SBN syariah tersebut.

Henny menyebutkan, SR020 bakal menjadi incaran mengingat tingkat kupon yang tinggi di 6.3% untuk tenor 3 tahun dan 6.4% untuk tenor 5 tahun. Pajak untuk SR020 juga masih di angka 10%, jauh lebih rendah dibandingkan dengan deposito yang berada di angka 20%.

Selain itu, berinvestasi SR020 cukup terjangkau dengan minimum investasi sebesar Rp 1 juta dan maksimal sebesar Rp 5 miliar untuk SR020T3 dan Rp10 miliar untuk SR020T5.

Terlebih lagi, Henny melihat, SR020 akan didukung pergerakan suku bunga BI7DRR relatif stabil dan adanya potensi penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI). Sehingga, faktor-faktor tersebut dianggap bisa memberikan imbal hasil yang maksimal bagi investor SR020.

"Kami melihat penawaran SR020 masih akan menarik dan kami yakin target pemerintah akan tercapai," kata Henny kepada Kontan.co.id, Sabtu (2/3).

Henny menuturkan, BNI mematok penjualan SR020 dapat mencapai Rp 1 trilliun. Upaya yang akan dilakukan BNI adalah mengadakan sosialisai SR020 di beberapa kota di Indonesia. Di samping itu, BNI akan memberikan special reward untuk dana fresh fund.

Bagi yang tertarik memulai investasi SR020 di BNI, maka bisa melalui layanan mobile Banking BNI. Penawaran SR020 saat ini masih berlangsung, yang dimulai dari tanggal 1 Maret hingga 27 Maret 2024.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×