kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

BNI Asset Management incar obligasi pemerintah


Rabu, 13 Januari 2016 / 10:42 WIB


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Adanya kesempatan bagi pemangkasan suku bunga Bank Indonesia (BI) mendorong pelaku manajer investasi PT BNI Asset Management untuk mengoleksi obligasi pemerintah.

Senior Fund Manager BNI Asset Management Hanif Mantiq menjelaskan, dalam mengelola portofolio reksadana di tahun 2016, perusahaan bakal memperpanjang durasi obligasi untuk memaksimalkan return.

Jenis obligasi yang dipilih adalah Surat Utang Negara (SUN) seri acuan bertenor 10 tahun, 15 tahun, dan 20 tahun. Obligasi pemerintah juga terbilang bebas risiko alias risk free.

“Kalau obligasi korporasi rata-rata durasinya tiga. Kalau pegang obligasi negara berdurasi tujuh, BI rate turun 100 bps, bisa dapat kenaikan harga (capital gain) sekitar 7%,” terangnya.

Harga obligasi diterawang naik apabila BI memangkas suku bunga yang saat ini bertengger di level 7,5%.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×