kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BNI-AM bakal terbitkan dua reksadana terproteksi


Kamis, 19 November 2015 / 20:06 WIB


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Perusahaan manajer investasi PT BNI Asset Management (BNI-AM) bakal meluncurkan dua produk reksadana terproteksi.

Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat, kedua produk tersebut bertajuk Reksa Dana Terproteksi BNI-AM Proteksi LXIV dan Reksa Dana Terproteksi BNI-AM Proteksi LXIX. Instrumen yang bertenor 20 tahun ini menggunakan bank kustodian PT Bank Mega Tbk.

Senior Fund Manager PT BNI Asset Management Hanif Mantiq memaparkan, kedua reksadana terproteksi ini bakal beraset dasar obligasi pemerintah tenor panjang, yakni Surat Utang Negara (SUN) seri acuan FR0068 bertempo 20 tahun.

“Setelah dikurangi biaya, nasabah bakal memperoleh return sekitar 7%. Sekarang banyak investor yang ingin punya horizon investasi jangka panjang seiring dengan prospek ekonomi yang lebih baik,” paparnya.

Aset dasar SUN juga menambah daya tarik bagi produk reksadana terproteksi ini karena diterbitkan oleh pemerintah yang notabene bebas risiko. Apalagi SUN seri acuan umumnya lebih likuid karena sering diluncurkan pemerintah.

“Pembagian kupon setahun dua kali. Holding period sekitar 19 tahun. Pekan ini sudah mulai masa penawaran,” jelasnya.

BNI-AM menargetkan total dana kelolaan Rp 200 miliar untuk kedua produk reksadana terproteksi tersebut.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×