kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

BNBR targetkan penyusutan utang menjadi Rp 5,5 triliun di akhir 2011


Selasa, 01 November 2011 / 15:43 WIB
ILUSTRASI. Protokol kesehatan di lingkungan kerja PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL).


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) menargetkan utang perusahaan akan menyusut menjadi sekitar Rp 5,5 triliun pada akhir tahun mendatang. Penyusutan ini terjadi karena BNBR berniat melunasi utang ke konsorsium Credit Suisse.

"Per Juni 2011 lalu, utang kami Rp 10,2 triliun terkonsolidasi. Di akhir Desember, kami perkirakan Rp 5,5 triliun," kata Direktur Keuangan BNBR Eddy Soeparno di Jakarta, Selasa (1/11).

Penurunan utang ini terjadi setelah BNBR berniat melakukan pembayaran ke CS senilai US$ 597 juta. Lebih lanjut, Eddy pun mengungkapkan jika saat ini pihaknya tengah membicarakan rencana pembayaran tersebut. "Yang sisanya (utang) itu negosiasi dengan kreditur, yang saat ini sedang berjalan. Semoga menjadi lancar karena kan ada yang sudah dibayar," tandasnya.

BNBR bersama Long Houl Holding mencairkan pinjaman senilai US$ 1,35 miliar dari konsorsium CS yang jatuh tempo di Maret 2012 mendatang. Pinjaman ini digunakan untuk mengakuisisi Bumi Plc.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×