kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.980   -33,00   -0,18%
  • IDX 5.889   144,14   2,51%
  • KOMPAS100 765   21,44   2,88%
  • LQ45 581   15,90   2,81%
  • ISSI 204   4,61   2,31%
  • IDX30 329   8,62   2,69%
  • IDXHIDIV20 405   10,15   2,57%
  • IDX80 87   2,36   2,79%
  • IDXV30 110   2,24   2,08%
  • IDXQ30 106   2,77   2,68%

BMRI & BBCA menjadi bluechips penggerus indeks terbesar di sesi I


Rabu, 16 Februari 2011 / 13:35 WIB
ILUSTRASI. BNI Mobile Banking


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada sesi I. Aksi jual saham-saham bluechips menjadi pemicu utamanya. Saham-saham yang menyeret kejatuhan indeks siang ini antara lain:

- PT Bank Mandiri (BMRI)
Saham BMRI melorot 2,68% di sesi I. Sejumlah broker yang melepas saham ini adalah Macquarie Capital senilai Rp 65,73 miliar, UBS Securities senilai 50,59 miliar, dan Mandiri Sekuritas senilai Rp 24,82 miliar.

- PT Bank Central Asia (BBCA)
Saham BBCA melorot 2,46% di sesi I. Sejumlah broker yang melepas saham ini adalah Merrill Lynch Indonesia senilai Rp 16,09 miliar, Phillip Securities senilai Rp 9,04 miliar, dan Kim Eng Securities senilai Rp 8,77 miliar.

- PT Astra International Indonesia (ASII)
Saham ASII melorot 0,91% di sesi I. Sejumlah broker yang melepas saham ini adalah UBS Securities senilai Rp 70,05 miliar, Deutsche Securities senilai Rp 22,98 miliar, dan Kim Eng Securities senilai Rp 15,17 miliar.

- PT Adaro Energy (ADRO)
Saham ADRO melorot 2,06% di sesi I. Sejumlah broker yang melepas saham ini adalah CLSA Indonesia senilai Rp 35,13 miliar, CIMB Securities senilai Rp 11,13 miliar, dan Deutsche Securities senilai Rp 6,34 miliar.

- PT United Tractor (UNTR)
Saham UNTR melorot 1,51% di sesi I. Sejumlah broker yang melepas saham ini adalah Bahana Securities senilai Rp 6,74 miliar, CIMB Securities Indonesia senilai Rp 4,47 miliar, dan Macquarie Capital senilai Rp 4 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×