kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.399.000   13.000   0,94%
  • USD/IDR 16.140
  • IDX 7.328   27,17   0,37%
  • KOMPAS100 1.142   4,95   0,44%
  • LQ45 920   5,02   0,55%
  • ISSI 219   0,28   0,13%
  • IDX30 458   2,53   0,56%
  • IDXHIDIV20 549   3,16   0,58%
  • IDX80 129   0,76   0,60%
  • IDXV30 127   0,36   0,29%
  • IDXQ30 155   0,64   0,42%

Bluebird (BIRD) Bakal Bagi Dividen Senilai Rp 228 Miliar


Sabtu, 15 Juni 2024 / 11:34 WIB
 Bluebird (BIRD) Bakal Bagi Dividen Senilai Rp 228 Miliar
ILUSTRASI. Blue Bird (BIRD) akan membagikan dividen sebesar Rp 228 miliar atau Rp 91 per saham


Reporter: Vina Elvira | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  PT Blue Bird Tbk (BIRD) atau Bluebird bakal membagikan dividen sebesar Rp 228 miliar atau Rp 91 per lembar saham. Hal tersebut sudah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis (13/6).. 

Pembagian dividen tunai tersebut setara dengan 50,27% dari laba bersih entitas induk di Tahun Buku 2023 sebesar Rp 453 miliar.

Dividen tunai ini akan diberikan kepada pemegang saham yang tercatat pada Daftar Pemegang Saham Bluebird pada tanggal 27 Juni 2024, dengan pembayaran yang akan dilakukan pada tanggal 12 Juli 2024. 

“Bluebird membagikan dividen sebagai komitmen, penghargaan, serta memberikan nilai tambah kepada pemegang saham atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Perseroan dalam menghadapi tantangan dan mampu bertumbuh dengan cepat,” ungkap Direktur Utama Bluebird Adrianto Djokosoetono atau Andre, dalam keterangan resmi, Jumat (14/6). 

Baca Juga: Laba Blue Bird (BIRD) Turun 6,8% pada Kuartal I-2024

Andre memaparkan sepanjang tahun 2023 Blurbird telah melakukan berbagai kebijakan bisnis demi memberikan dampak positif dalam peningkatan kinerja di tengah dinamika industri yang terjadi. 

Di akhir 2023, BIRD mengoperasikan total 23.000 armada untuk semua segmen usaha atau meningkat sekitar 2.100 unit secara tahunan dan berhasil membukukan pendapatan bersih Rp4,4 triliun, tumbuh 23% dibandingkan tahun 2022. 

Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya kepercayaan pelanggan dan utilisasi armada yang tinggi didukung oleh peningkatan mobilisasi. Pencapaian ini juga lebih tinggi jika dibandingkan pendapatan bersih sebelum pandemi Covid-19, yakni Rp4,0 triliun di tahun 2019.

Selain itu, EBITDA Perseroan juga mengalami kenaikan sebesar 22% secara tahunan, yaitu menjadi Rp1,1 triliun.

“Kinerja keuangan yang solid ini mencerminkan hasil dari berbagai strategi inovatif dan efisien yang diimplementasikan sepanjang tahun 2023,” ujarnya. 

Bluebird meluncurkan sejumlah inisiatif strategis yang termasuk dalam pengembangan pilar transformasi. Di 2023, penerapan strategi transformasi dilakukan melalui 3M, yaitu multi-channel, multi-payment, dan multi-product sebagai komitmen terhadap pertumbuhan yang berkelanjutan. 

Di multi-channel, Perseroan berfokus untuk menjaga tingkat kepuasan pelanggan melalui pengembangan teknologi agar tetap relevan di kondisi industri terkini. 

 

Peluncuran All-New MyBluebird dengan fitur EZPay untuk yang sat set, menggabungkan akses offline dan cara pembayaran nontunai, dilanjutkan dengan banyak pengembangan inovasi lain, seperti EZPoint, yaitu program loyalitas untuk pelanggan aplikasi MyBluebird.

Di multi-payment, Perseroan terus menambah mitra strategis dalam pemesanan dan pembayaran sebagai upaya memberikan keleluasaan yang lebih besar bagi pelanggan. 

Selain itu juga didukung dengan banyaknya promo menarik dari mitra pembayaran baik dari kartu kredit, e-wallet, maupun QRIS yang memanjakan konsumen MyBluebird. 

“Kemudian untuk multi-product, BIRD meluncurkan BirdMobil sebagai lini usaha baru yang menawarkan layanan jual beli mobil bekas dan pemeliharaan. Strategi ini menegaskan kembali dedikasi Bluebird dalam menyediakan layanan transportasi terintegrasi,” tandasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×