kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 17.911   -17,00   -0,09%
  • IDX 6.193   74,07   1,21%
  • KOMPAS100 796   7,84   0,99%
  • LQ45 608   4,93   0,82%
  • ISSI 217   4,59   2,15%
  • IDX30 337   1,37   0,41%
  • IDXHIDIV20 431   1,76   0,41%
  • IDX80 91   0,94   1,05%
  • IDXV30 118   1,35   1,16%
  • IDXQ30 110   0,20   0,18%

Bitcoin jadi Penggerak, Transaksi Kripto di Exchanger Lokal Kembali Ramai


Selasa, 06 Oktober 2026 / 15:51 WIB
Bitcoin jadi Penggerak, Transaksi Kripto di Exchanger Lokal Kembali Ramai
ILUSTRASI. Kripto - Bitcoin (REUTERS/Dado Ruvic)


Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aktivitas perdagangan aset kripto di Indonesia mulai kembali bergairah pada Agustus 2026. 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai transaksi aset kripto pada Agustus 2026 tercatat Rp 23,16 triliun, meningkat 12,87% secara month to month (mtm) dibandingkan Juli 2026 sebesar Rp 20,52 triliun. 

Secara kumulatif, nilai transaksi kripto sepanjang tahun berjalan telah mencapai Rp 194,28 triliun hingga akhir Agustus 2026.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis atau Yudho mengatakan, kenaikan transaksi kripto pada Agustus terutama didorong oleh membaiknya sentimen global yang berdampak langsung terhadap harga aset kripto.

Baca Juga: Rupiah Ditutup Menguat ke Rp 17.899 Per Dolar AS Hari Ini (6/10), Asia Bervariasi

"Bitcoin adalah penggeraknya. Bitcoin naik sekitar 25% pada Agustus, kinerja bulanan terkuat sejak reli 37,29% pada November 2024," ujar Yudho kepada Kontan, Senin (5/10/2026).

Melansir Coin Market Cap pada Selasa (6/10) pukul 15.30 WIB, harga Bitcoin bertengger di kisaran US$ 85.597 atau melemah 0,83% secara harian, tapi menguat 1,84% sepekan terakhir.

Menurut Yudho, kenaikan harga kripto biasanya kembali mendorong minat investor ritel untuk bertransaksi. Kondisi tersebut tidak hanya berasal dari investor lama yang kembali aktif, tetapi juga pengguna baru yang masuk memanfaatkan momentum pasar.

Selain penguatan harga, meredanya kekhawatiran mengenai suku bunga dan geopolitik turut menjadi katalis. Pada awal Agustus, ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed mulai menurun, harga minyak turun, sementara arus dana institusi kembali masuk ke exchange traded fund (ETF) kripto.

Faktor lain yang turut mendorong transaksi adalah kembalinya permintaan institusional. Yudho menyebut ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat mencatat arus masuk bersih US$ 3,52 miliar sepanjang Agustus, menjadi yang tertinggi sepanjang 2026. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan arus masuk bersih US$ 172 juta pada Juli.

"Arus dana sebesar ini memberi sinyal kepercayaan ke pasar, termasuk ke investor di Indonesia yang sangat memperhatikan pergerakan pasar global," jelasnya.

Dari sisi teknikal, reli Bitcoin pada Agustus juga dipercepat oleh likuidasi posisi short. Yudho mencatat posisi short yang terlikuidasi mencapai US$ 6,55 miliar, lebih tinggi dibandingkan US$ 3,16 miliar posisi long.

Menurut dia, ketika harga menembus level psikologis tertentu, aktivitas perdagangan biasanya ikut melonjak. Salah satunya terjadi ketika Bitcoin kembali melampaui level US$ 80.000 untuk pertama kalinya sejak Mei.

Dari sisi domestik, basis investor kripto juga terus bertumbuh meski nilai transaksi sempat mengalami penurunan. Jumlah akun konsumen aset kripto mencapai 23,21 juta pada Agustus 2026.

Transaksi FLOQ Naik 15%

Sejalan dengan tren nasional, FLOQ juga mencatat peningkatan aktivitas perdagangan pada Agustus 2026. Yudho menyebut nilai transaksi di FLOQ naik sekitar 15% mtm dibandingkan Juli.

"Kenaikan ini terutama terjadi pada paruh kedua Agustus, saat Bitcoin kembali menembus level US$ 80.000," ujarnya.

Meski demikian, menurut Yudho, transaksi kripto tidak selalu meningkat setiap bulan karena sangat dipengaruhi volatilitas harga. FLOQ juga merasakan koreksi pada periode ketika pasar sedang lesu, seperti yang terjadi pada Juli.

Di sisi lain, jumlah pengguna FLOQ terus bertumbuh. Saat ini jumlah pengguna terdaftar FLOQ mencapai 1,9 juta, meningkat dari 1,8 juta pengguna pada Februari 2026.

Dari sisi aset, Bitcoin masih menjadi aset yang paling banyak diperdagangkan di FLOQ dengan porsi sekitar 60% dari total transaksi.

Setelah Bitcoin, aset yang paling diminati nasabah FLOQ adalah USDT, HYPE, SOL, ETH, dan NEAR. 

Baca Juga: Efisiensi HPAL Mumpuni, Intip Prospek dan Target Saham Trimegah Bangun Persada (NCKL)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×