kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Bisnis KISI Tumbuh, Rekening Saham Naik 49% dan Transaksi Obligasi Melonjak 128%


Kamis, 01 Oktober 2026 / 16:12 WIB
Bisnis KISI Tumbuh, Rekening Saham Naik 49% dan Transaksi Obligasi Melonjak 128%
ILUSTRASI. PT KISI Asset Management berubah jadi PT Korea Investment Management Indonesia (KIM Indonesia) (Dok.PT Korea Investment Management Indonesia/Dok. PT Korea Investment Management Indonesia)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) mencatat pertumbuhan bisnis positif sepanjang delapan bulan pertama 2026. Jumlah rekening efek saham KISI mencapai 96.327 rekening per akhir Agustus 2026, meningkat 49,2% dibandingkan akhir tahun lalu.

Pertumbuhan tersebut sejalan dengan penambahan investor baru dan pengembangan bisnis obligasi. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, KISI membukukan 31.770 pembukaan rekening efek atau opening account (OA).

Jumlah pembukaan rekening tersebut setara dengan 2,1% dari total penambahan investor saham baru di pasar modal Indonesia yang mencapai sekitar 1,53 juta investor. Pangsa pasar KISI di segmen investor saham mencapai 1%.

Baca Juga: IHSG Melemah 1,02% ke 6.009 pada Kamis (1/10/2026), GOTO, MAPI, HRTA Top Losers LQ45

Di segmen obligasi, nilai transaksi kumulatif KISI hingga Agustus 2026 melonjak 128% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pangsa pasar KISI di pasar perdana obligasi korporasi juga meningkat menjadi 1,8%.

Presiden Direktur KISI Kyoung Hun Nam mengatakan pihaknya terus memperluas basis investor domestik sekaligus menghubungkan modal Korea dengan pasar modal dan proyek infrastruktur Indonesia.

“KISI berperan memperluas basis investor Indonesia sekaligus menghubungkan modal Korea dengan obligasi dan infrastruktur Indonesia,” jelasnya Nam dalam keterangan resmi, Rabu (30/9/2026).

Untuk mendukung pertumbuhan bisnis ritel, KISI memperkuat aplikasi iKISI dengan menghadirkan fitur AI Sentiment Score yang berita terkait saham dan menunjukkan kecenderungan sentimen berdasarkan informasi yang tersedia.

KISI juga tengah mengembangkan fitur transaksi obligasi untuk melengkapi pilihan instrumen investasi dalam satu platform. Selain itu, KISI menambahkan 13 produk reksadana dari PT Sucorinvest Asset Management.

Dengan penambahan tersebut, total produk reksadana di iKISI mencapai 91 produk dari 15 manajer investasi. Pengembangan layanan digital ini berjalan beriringan dengan peningkatan kinerja operasional KISI.

Pada semester I-2026, pendapatan komisi perantara perdagangan saham KISI tumbuh 87% secara tahunan. Sementara itu, pendapatan bunga pembiayaan meningkat 39% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain bisnis ritel, KISI mengandalkan segmen investment banking untuk memperluas sumber pendapatan. Sepanjang 2025, KISI menjamin 51 emisi obligasi dengan nilai total Rp 3,38 triliun.

Pada Februari 2026, KISI juga meraih penghargaan Best Local Currency Bond in Indonesia 2025 dari Alpha Southeast Asia. Di pasar surat utang internasional, KISI menangani tiga penerbitan Kimchi Bond milik anak usaha APP Group.

Ketiga penerbitan tersebut berlangsung pada 2020, 2021, dan 2023 dengan nilai keseluruhan US$ 205 juta. KISI juga terlibat dalam pengembangan infrastruktur digital melalui perannya sebagai penasihat investasi proyek pusat data di Jakarta.

Baca Juga: Rupiah Nyaris Tembus Rp 18.000 per Dolar AS pada Kamis (1/10), Cek Sentimen Pemicunya

KISI juga menjajaki peluang penjaminan emisi Sukuk Daerah bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, yang akan diterbitkan pada 2027. Dalam kerja sama itu, KISI turut memberikan referensi dan pembelajaran mengenai praktik obligasi daerah di sejumlah negara.

“Pengembangan instrumen pembiayaan daerah melalui Sukuk Daerah menjadi salah satu bentuk komitmen KISI dalam mendorong inklusi keuangan,” kata Kyoung Hun Nam.

Memasuki semester II-2026, KISI menargetkan penjaminan emisi obligasi korporasi dan medium term notes (MTN) senilai sekitar Rp 2 triliun secara bertahap hingga akhir tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×