kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bikin pabrik US$ 700 juta, ESSA gaet bank asing


Rabu, 01 Februari 2012 / 14:52 WIB
ILUSTRASI. Jadwal tayang anime Kemono Jihen tayang setiap hari Minggu, berikut sinopsisnya


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Edy Can

JAKARTA. PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) berniat mencari pinjaman bank untuk membangun pabrik amoniak senilai US$ 700 juta. Direktur Utama ESSA Garibaldi Thohir mengaku telah menjajaki pinjaman itu dengan beberapa bank asing. "Kami sudah menjajaki ke UOB Singapura dan juga perbankan asal Jepang," katanya, Rabu (1/2).

Boy, panggilan Garibaldi, berharap masalah pendanaan pabrik ini sudah selesai di awal 2013 mendatang. Dengan demikian, dia berharap proses pembangunannya bisa dimulai pada pertengahan 2013 mendatang. Saat ini, ESSA sendiri sudah mulai mendesain pabrik tersebut.

ESSA berencana membangun pabrik amoniak itu di Luwuk, Sulawesi Tengah. Pembangunan akan dilakukan oleh anak usahanya PT Panca Amara Utama.

Pembangunan pabrik ini bertujuan memenuhi kebutuhan pupuk dan bahan peledak mengingat industri pertambangan berkembang pesat di Indonesia. "Permintaan masih besar meski begitu hasilnya kebanyakan untuk pupuk sebesar 70%," pungkas Boy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU

[X]
×