Reporter: Ferry Saputra | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyampaikan tren rata-rata kupon obligasi korporasi peringkat AAA tenor tiga tahun, sebagai proxy pricing untuk emiten berkualitas tinggi, bergerak fluktuatif. Namun, angkanya mulai naik lagi pada April 2026.
Fixed Income Analyst Pefindo Ahmad Nasrudin mengatakan rata-rata kupon berada di level 5,95% pada April 2026, atau naik dari 5,48% pada Maret 2026 dan 5,75% pada Februari 2026.
"Adapun kenaikan bulanan April 2026 mencapai 47 basis poin (bps) dari Maret 2026 dan 20 bps dari Februari 2026," ungkapnya kepada Kontan, Selasa (21/4).
Baca Juga: BNI Tuntaskan Pengembalian Dana CU Paroki Aek Nabara Senilai Rp 28 Miliar
Namun, Ahmad menyampaikan kupon April 2026 masih lebih rendah dibanding periode awal 2025. Misalnya pada Februari 2025, dia bilang rata-rata kupon AAA tenor 3 tahun berada di level 6,95%. Pada Maret 2025, kupon berada di level 6,80%, lalu pada April 2025 sebesar 6,75%.
"Secara tahunan, kupon April 2026 masih turun 80 bps dari capaian April 2025. Data itu menunjukkan tekanan biaya dana belum kembali ke level awal 2025, tetapi arah jangka pendek mulai naik," tuturnya.
Menurut Ahmad, sinyal itu menjadi penting bagi multifinance. Dia menerangkan jika yield pemerintah tetap tinggi dan ekspektasi pemangkasan suku bunga memudar, kupon penerbitan multifinance berperingkat kuat dapat ikut naik, terutama untuk tenor tiga tahun.
Namun, Ahmad memperkirakan kenaikannya kemungkinan tetap selektif. Adapun perusahaan dengan peringkat tinggi dan nama besar masih bisa menjaga pricing lebih kompetitif dibanding penerbit dengan profil risiko lebih lemah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













