kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

BI: Rupiah menguat bukan karena fixing


Jumat, 01 Februari 2013 / 19:29 WIB
BI: Rupiah menguat bukan karena fixing
ILUSTRASI. Petugas melayani nasabah prioritas di kantor cabang Pegadaian Jakarta, Kamis (23/9). pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/23/09/2021.


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Edy Can

JAKARTA. Bank Indonesia menyatakan, penguatan rupiah terhadap dollar Amerika Serikat bukan karena fixing. Deputi Gubernur Bank Indonesia Halim Alamsyah menyatakan, penguatan rupiah ternyata karena pasokan dollar lebih besar ketimbang permintaan.

Selain itu, dia mengatakan, adanya arus dana asing yang masuk (capital inflow). "Itu yang menyebabkan rupiah cenderung menguat dalam 2 minggu terakhir," jelasnya, Jumat (1/2).

Seperti diketahui, untuk pertama kali dalam enam pekan terakhir, nilai tukar rupiah di pasar onshore dan offshore menunjukkan angka yang seragam. Pada pukul 12.26, nilai tukar rupiah di pasar spot berada di level 9.770 per dollar AS atau melemah 0,3%. Sementara, nilai kontrak non deliverable forward (NDF) rupiah menguat 0,3% menjadi 9.769 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×