kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Bergerak dinamis, rupiah masih catatkan penguatan 0,21% dalam sepekan


Jumat, 16 Juli 2021 / 18:34 WIB
ILUSTRASI. Rupiah melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari ini, Jumat (16/7).


Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari ini, Jumat (16/7). Di pasar spot, rupiah ditutup di level Rp 14.498 per dolar Amerika Serikat (AS) atau melemah 0,1%. Walau begitu, dalam sepekan terakhir, rupiah masih mencatatkan penguatan 0,21%

Sementara di kurs tengah Bank Indonesia (BI), mata uang Garuda terkoreksi 0,1% ke level Rp 14.517 per dolar AS. Jika dihitung dalam sepekan, rupiah jisdor masih menguat 0,21%.

Kepala ekonom Bank Central Asia David Sumual mengatakan, pergerakan rupiah pada sepekan ini mengekor apa yang terjadi dengan indeks dolar AS. Pada awal pekan, rupiah cenderung berada dalam tren positif setelah The Fed masih mengambil posisi dovish.

Baca Juga: Melemah hari ini, rupiah masih berhasil menguat 0,21% dalam sepekan terakhir

Namun, beberapa waktu terakhir, dia melihat investor justru cenderung risk-off. “Beberapa negara mengalami lonjakan kasus Covid-19 dan diselimuti kekhawatiran varian Delta, termasuk Indonesia. Indeks dolar AS pun berbalik arah menguat dan membuat mata uang berisiko, termasuk rupiah tertekan,” kata David kepada Kontan.co.id, Jumat (16/7).

Walau begitu, David menyebut data ekonomi dalam negeri yang masih positif menjadi bumper pelemahan rupiah jadi terbatas. Salah satunya adalah data neraca perdagangan yang surplus US$ 1,32 miliar di Juni 2021. Ini terjadi lantaran nilai ekspor US$ 18,55 miliar pada bulan itu lebih besar ketimbang impor yang senilai US$ 17,23 miliar. 

Baca Juga: IHSG menguat 0,54% dalam sepekan ke 6.072 hingga Jumat (16/7)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×