kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Beli BUMI dan BRAU, Group Bakrie bisa untung


Kamis, 11 Oktober 2012 / 18:40 WIB
ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi melalui ATM Bank Mandiri./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/26/02/2021.


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Analis menilai rencana Grup Bakrie membeli saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) dari Bumi Plc bakal memberi keuntungan bagi Grup Bakrie.

"Secara jangka panjang Grup Bakrie akan lebih diuntungkan karena konsolidasi kepemilikan mereka di BUMI dan BRAU bertambah. Setiap kali ada keuntungan atau pembagian dividen di kedua perusahaan tersebut, Grup Bakrie akan dapat lebih," kata Managing Research Indosurya Asset Management Reza Priyambada, Kamis (11/10).

Ia menuturkan, dengan menggenggam lebih banyak saham di BUMI dan BRAU konsolidasi Grup Bakrie atas bisnis-bisnis yang dimilikinya akan lebih mudah. Mulai dari manajemen, bisnis, hingga pengawasan akan jauh lebih terintegrasi. 

"Cuma kalau lihat pendanaan perlu dilihat lagi dari mana sumbernya. Tapi mereka akan menyiapkan cara," kata Reza. 

Senada dengan Reza, analis Jimmy Dimas Wahyu menilai Grup Bakrie akan menyiapkan berbagai mekanisme dan strategi untuk melancarkan niat tersebut.

"Bisa menjual aset atau anak usaha. Atau kalau dana siap bisa cash tanpa penjualan. Bisa juga bekerja sama dengan perusahaan lain. Bakrie kan punya jaringan. Dulu bisa dengan CIC dan Rothschild," papar Jimmy.

Ia menambahkan, pengumuman rencana pembelian saham Bumi Plc di BUMI dan BRAU oleh Grup Bakrie bakal memberi sentimen positif bagi investor-investor pengoleksi saham Grup Bakrie.

"Ini bisa memberi kejelasan kepada investor setelah adanya kisruh berapa waktu lalu. Investor bisa lebih nyaman berinvestasi," tukas Jimmy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×