kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

BEI optimistis 30 perusahaan IPO tahun ini


Senin, 10 April 2017 / 11:33 WIB


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) optimistis bisa menggenjot perusahaan di Indonesia yang melantai di bursa. BEI menargetkan akan ada 35 perusahaan yang melakukan penawaran umum saham perdana alias initial public offering (IPO) pada tahun ini.

"Diperkirakan kita bisalah (yang optimistis) mencapai 30, target tetap 35 perusahaan," kata Samsul Hidayat, Direktur Penilaian Perusahaan BEI di Jakarta, Senin (10/4).

Samsul menyatakan, pihak BEI mencatat sebanyak 23 perusahaan sudah dalam proses. Sedangkan, 21 perusahaan lainnya sudah masuk proses di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sementara untuk perusahaan yang akan IPO pada semester I 2017, Samsul juga menyatakan, sebagian sudah masuk ke OJK. Menurutnya, pencatatan efektif akan berlangsung pada semester II. "Soalnya nyatetinnya akhir juni," imbuhnya.

Pihaknya juga menggenjot, perusahaan-perusahaan daerah untuk melantai di bursa. Dia menyatakan, dari 23 perusahaan yang sudah masuk BEI tersebut, 3-4 perusahaan merupakan perusahaan dari daerah. "Kami genjot terus, itu sudah ada yang masuk," ungkapnya.

Direktur Utama BEI Tito Sulistio menyebut, pihaknya optimistis ada 30 perusahaan IPO pada tahun ini. Menurutnya, langkah untuk mengajak perusahaan lain untuk melantai di bursa menjadi tanggung jawab bursa efek untuk meningkatkan kapitalisasi market pasar modal.

Otoritas BEI memiliki target untuk menembus market cap sebesar Rp 6.500 triliun sampai akhir tahun 2017, dengan frekuensi perdagangan di atas 350.000 per hari. "Kami ingatkan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan fairness," ujar Tito dalam pembukaan perdagangan bursa efek, Jakarta, Senin (10/4).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×