kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

BEI: Borneo Lumbung Energi sudah terancam delisting


Jumat, 09 Februari 2018 / 15:34 WIB
ILUSTRASI. PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk (


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) belum membuka gembok suspensi saham PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk (BORN). Otoritas bursa menyatakan, saat ini, BORN belum melaporkan laporan keuangan ke BEI.

Selain itu, restrukturasi BORN juga masih terkendala di Mahkamah Agung. Meski demikian, Direktur BEI Samsul Hidayat mengatakan, pihak BORN masih berkomunikasi dengan BEI.

"Masih ada itikad baik dari mereka supaya bisa bertahan," kata Samsul, Jumat (9/2).

Tetapi, lanjut Samsul, secara periode, BORN sebenarnya sudah terancam delisting. Apalagi satu-satunya anak usaha BORN, yakni PT Asmin Koalindo Tuhup, sudah ditutup izin pertambangannya, sehingga BORN saat ini sudah tak memiliki pemasukan lagi.

"Lebih menguatkan lagi kalau sudah tak layak (untuk masih ada di bursa)," ujarnya.

Sebagai informasi, perdagangan efek BORN disuspensi di pasar reguler dan tunai sejak 3 Juni 2015.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×