kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.020   39,00   0,22%
  • IDX 5.916   40,29   0,69%
  • KOMPAS100 770   5,43   0,71%
  • LQ45 584   2,70   0,46%
  • ISSI 205   1,22   0,60%
  • IDX30 331   1,85   0,56%
  • IDXHIDIV20 408   2,21   0,55%
  • IDX80 87   0,50   0,57%
  • IDXV30 110   0,09   0,09%
  • IDXQ30 107   0,43   0,40%

BEI: Borneo Lumbung Energi sudah terancam delisting


Jumat, 09 Februari 2018 / 15:34 WIB
ILUSTRASI. PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk (


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) belum membuka gembok suspensi saham PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk (BORN). Otoritas bursa menyatakan, saat ini, BORN belum melaporkan laporan keuangan ke BEI.

Selain itu, restrukturasi BORN juga masih terkendala di Mahkamah Agung. Meski demikian, Direktur BEI Samsul Hidayat mengatakan, pihak BORN masih berkomunikasi dengan BEI.

"Masih ada itikad baik dari mereka supaya bisa bertahan," kata Samsul, Jumat (9/2).

Tetapi, lanjut Samsul, secara periode, BORN sebenarnya sudah terancam delisting. Apalagi satu-satunya anak usaha BORN, yakni PT Asmin Koalindo Tuhup, sudah ditutup izin pertambangannya, sehingga BORN saat ini sudah tak memiliki pemasukan lagi.

"Lebih menguatkan lagi kalau sudah tak layak (untuk masih ada di bursa)," ujarnya.

Sebagai informasi, perdagangan efek BORN disuspensi di pasar reguler dan tunai sejak 3 Juni 2015.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×