kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.823   -77,00   -0,46%
  • IDX 7.990   55,03   0,69%
  • KOMPAS100 1.126   9,64   0,86%
  • LQ45 818   2,06   0,25%
  • ISSI 283   4,83   1,74%
  • IDX30 425   -1,37   -0,32%
  • IDXHIDIV20 511   -4,01   -0,78%
  • IDX80 126   0,87   0,70%
  • IDXV30 139   -0,14   -0,10%
  • IDXQ30 138   -0,86   -0,62%

BEI beri sanksi ETrading terkait pengawasan


Jumat, 01 Oktober 2010 / 06:03 WIB


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan peringatan tertulis kepada PT e-Trading Securities. Peringatan tertulis tersebut dilayangkan karena Etrading tidak melakukan pengawasan terhadap transaksi yang dilakukan nasabah-nasabahnya.

Sebelumnya, BEI telah memberitahukan kepada Etrading agar mengawasi nasabah mereka. Tapi menurut Uriep Budhi Prasetyo, Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI Etrading tidak mengindahkan peringatan yang disampaikan oleh BEI.

Itulah sebabnya BEI mengeluarkan ultimatum berupa peringatan tertulis. Sampai saat ini, Uriep mengaku pihaknya belum mengeluarkan tindakan lebih lanjut akan kegiatan yang dilakukan oleh ETrading. "Ini bertahap akan terus kami awasi dan jika memang tidak ada tindakan lanjutan dari manajemen," terang Uriep.

Kegiatan transaksi yang dilakukan oleh nasabah ETrading menurut Uriep terkait dengan kenaikan beberapa saham yang terjadi belakangan ini. Saat ditanya apakah salah satunya saham PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS), Uriep bilang itu hanya salah satu saja.

Oleh karena itu, BEI berharap Etrading mengawasi transaksi nasabahnya. Wan Wei Yiong, Direktur Perdagangan dan Peraturan Anggota Bursa BEI menjelaskan peringatan tersebut juga berlaku untuk semua broker yang menyediakan fasilitas online trading.

Sayangnya, BEI tidak memberi tenggat waktu. "Mereka berjanji untuk segera secepatnya menyiapkan sistem pengawasan," terang Yiong yang melihat indikasi ETrading kerap melakukan transaksi tidak wajar.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×