kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BEI berharap OJK segera bekerja


Jumat, 20 Juli 2012 / 22:08 WIB
ILUSTRASI. Corona di China. China Daily via REUTERS


Reporter: Herlina KD, Astri Kharina Bangun | Editor: Edy Can

JAKARTA. Sejuta asa digantungkan terhadap Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK-OJK) yang baru saja dilantik. Bursa Efek Indonesia (BEI) berharap lembaga pengawas jasa keuangan segera bekerja cepat menyusun struktur organisasi.

Direktur Utama BEI Ito Warsito berharap struktur organisasi OJK terbentuk paling lambat akhir tahun ini. "Supaya awal tahun depan OJK bisa bekerja secara penuh," katanya, Jumat (20/9).

Menteri Keuangan Agus Martowardojo menambahkan OJK mempunyai banyak tantangan salah satunya dengan membangun institusi OJK. Menurutnya, institusi itu bukan secara fisik melainkan menjaga stabilitas keuangan di tengah kondisi ekonomi yang tengah bergejolak.

Anggota DK OJK yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Bapepam-LK Nurhaida mengungkapkan kepengurusan baru DK OJK segera dibentuk. "Malam ini rencananya kami mau langsung rapat. Susunan kepengurusan mudah-mudahan bisa sesegera mungkin," kata Nurhaida.

Struktur kepengerusan itu mencakup penentuan wakil ketua serta komisioner eksekutif yang membidangi perbankan, pasar modal dan industri keuangan non bank.

Hal yang sama juga disampaikan anggota Dewan Komisioner ex officio OJK yang mewakili pemerintah Anny Ratnawati. Dia mengakui, perlambatan ekonomi global yang terjadi saat ini perlu terus diwaspadai. "Jadi harus diyakini sistem keuangan kita harus stabil sehingga ekonomi bisa tumbuh dan bisa mendorong sektor riil dengan mudah," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×