kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.519   19,00   0,11%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Beban pokok naik, bottom line BAEK terganggu


Kamis, 15 Agustus 2013 / 13:27 WIB
Kawasan tambak budidaya udang di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (18/3/2022).


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Bank Ekonomi Raharja Tbk (BAEK) merilis kinerja keuangannya semester I hari ini, (15/8). Dalam laporan tersebut, terlihat manajemen mengalami gangguan pada laba bersih perusahaan.

Pada periode tersebut, manajemen membukukan pendapatan kotor Rp925,66 miliar, naik 12% dari periode semester I tahun sebelumnya, yakni Rp824,9 miliar. Namun, beban pokok pendapatan BAEK naik 2% menjadi Rp378,33 miliar, dari sebelumnya Rp370,88 miliar.

Karena bottom line BAEK terganggu, alhasil laba bersih bank tersebut tercatat hanya Rp105,33 miliar, turun 23% dari sebelumnya Rp137,4 miliar. Laba bersih per saham atau earning per share (EPS) BAEK juga turun 23% menjadi Rp39 per saham.

Catatan saja, semester I 2012 EPS BAEK sebesar Rp51 per saham. Sementara itu, harga saham BAEK saat ini tidak bergerak, ada di level 2.175. Dengan level harga tersebut, maka price earning ratio (PER) BAEK sebanyak 27,9 kali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×