kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Bayan Resources Bangun Pabrik Senilai US$ 68 Juta


Kamis, 10 Juni 2010 / 10:37 WIB


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Test Test

JAKARTA. PT Bayan Resources Tbk (BYAN) kembali mendirikan satu pabrik coal upgrading berkapasitas 1 juta ton per tahun. Nilainya sebesar US$ 68 juta.

Untuk membangun pabrik tersebut, BYAN menggandeng White Energy Ltd asal Australia. Kedua perusahaan ini membentuk perusahaan patungan bernama PT Kaltim Supacoal. BYAN akan memiliki 49% saham Kaltim Supacoal, sisanya dimiliki White.

Pabrik ini akan meningkatkan kualitas batubara. Sekretaris Perusahaan BYAN Jenny Quantero menjelaskan dengan pabrik ini maka hasil produksi hanya setengah dari bahan baku yang diolah. Namun, kadar kalorinya akan lebih tinggi, naik dari 4.000 kalori menjadi 6.000 kalori.

Jumlah pabrik coal upgrading akan terus bertambah. Direktur Utama BYAN Chin Wai Fong mengatakan, akan kembali membuat pabrik serupa awal tahun depan. "Ke depan kami akan membuat empat pabrik seperti ini lagi," jelasnya.

BYAN akan menggunakan fasilitas kredit dari bank untuk membangun pabrik.
Tahun ini BYAN mendapatkan pinjaman US$ 300 juta dari anggota sindikasi perbankan yang terdiri dari ANZ Banking Group Limited, Standard Chartered, dan Sumitomo Mitsui Banking. Pinjaman ini untuk melunasi utang BYAN sebesar US$ 200 juta. Sementara sisanya US$ 100 juta digunakan untuk belanja modal selama dua tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×