kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.905   13,00   0,07%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Batas waktu habis, divestasi Newmont diperpanjang


Jumat, 18 Maret 2011 / 10:54 WIB
ILUSTRASI. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menyampaikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (27/3/2020). Terbanyak di Indonesia, DKI Jakarta catat 627 pasien positif virus corona. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nz


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

LOMBOK. Setelah habis batas waktu pelepasan 7% saham Newmont kemarin (17/3), pemerintah pusat meminta perpanjangan penawaran ini selama satu bulan ke depan.

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zainul Majdi mengatakan, pihaknya mendapat kabar ini dari Dirjen Minerba dari informasi menteri keuangan.

Zainul menyambut baik perpanjangan waktu ini. "Jadi ada waktu untuk menyampaikan hal-hal lain ke pemerintah pusat," katanya ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya di Lombok.

Pemerintah Daerah NTB sendiri tertarik untuk menggenapi kepemilikannya menjadi 31% di PT Newmont. Zainul mengatakan, sebaiknya saham dioper ke Pemerintah Daerah karena dengan 7% pemerintah tetap tidak bisa mengontrol Newmont. "Kita akan beli lewat konsorsium, tapi kalau investornya tidak bisa kami akan serahkan ke investor lain," imbuh Zainul.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×