kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Bapepam: Itu Cuma Tipu Muslihat Optima


Kamis, 15 April 2010 / 19:38 WIB


Reporter: | Editor: Edy Can

JAKARTA. Rencana PT Optima Kharya Capital Management merestrukturisasi dana kontrak pengelolaan dana dengan produk reksadana sepertinya menempuh jalan berat. Belum apa-apa, Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) sudah mewanti-wanti agar tidak percaya dengan iming-iming Optima itu.

Ketua Bapepam-LK Fuad Rahmany bilang Optima sudah tidak memiliki uang kas untuk mengelola reksadana. "Jadi itu cuma tipu muslihat," tandasnya.

Dia juga membantah, kalau saat ini Bapepam-LK sedang menggodok pemberian izin kepada Optima untuk menerbitkan RDPT baru bernama Rajawali Fund. Dus, saran Fuad, sebaiknya investor segera menempuh upaya hukum untuk menuntut Harjono Kesuma atau pemilik Optima lainnya agar uang mereka kembali. "Nasabah juga menuntut Harjono diberi denda sebesar-besarnya agar yang lainnya kapok menggelapkan uang nasabah," ujar Fuad.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×