kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Bangun dari Tidur, Saham Grup Bakrie Ini Beramai-ramai Naik Lagi


Kamis, 22 Februari 2024 / 14:54 WIB
Bangun dari Tidur, Saham Grup Bakrie Ini Beramai-ramai Naik Lagi


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham emiten yang terafiliasi dengan Grup Bakrie beramai-ramai naik lagi. Tengok saja PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), yang akhirnya bangun dari level gocap.

Pada sesi II perdagangan Kamis (22/2), harga holding multi-sektor dari Grup Bakrie ini bergeser tipis ke posisi Rp 51 - Rp 52 per saham.

Lonjakan paling tinggi dialami oleh anak usaha BNBR, yakni PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) yang mengalami penguatan secara beruntun pada pekan ini. Kemarin (21/2), harga saham emiten yang bergelut di bidang perdagangan kendaraan listrik dan komponen suku cadang ini melejit 17,19%. 

Baca Juga: Saham-Saham Emiten Ini Tak Beranjak dari Level Gocap, Adakah yang Masih Menarik?

Hingga Sesi I perdagangan hari ini, VKTR melanjutkan penguatan sebanyak 14,67% ke level harga Rp 172 per saham. Lonjakan harga saham VKTR disinyalir ikut terdongkrak oleh aksi kemitraan strategis dengan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS), emiten yang terafiliasi dengan Grup Salim.

 

IMAS melalui anak usahanya, PT IMG Sejahtera Langgeng menjalin kerja sama dengan VKTR untuk meningkatkan inovasi dan mempercepat adopsi kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di Indonesia.

"Dalam rangka menghadirkan solusi transportasi yang ramah lingkungan da mempercepat elektrifikasi dalam segmen kendaraan komersial," mengutip keterbukaan informasi, Rabu (21/2).

Baca Juga: Inilah Daftar Saham harga Rp 50-an yang Diprediksi Bisa Naik Tahun 2024

Selain VKTR, saham terafiliasi Grup Bakrie lain yang melonjak tinggi adalah PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII). Emiten yang baru listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Februari 2024 ini menguat dalam empat perdagangan beruntun. 




TERBARU

[X]
×